SURYA.CO.ID , SURABAYA - Persebaya Surabaya harus menghadapi laga berat melawan Bali United dengan kondisi pincang.
Gustavo Fernandes, bek anyar asal Brasil, belum bisa menjalani debut karena cedera.
Sementara Bruno Moreira dan Milos Raickovic absen akibat akumulasi kartu.
Baca juga: Persebaya Surabaya Andalkan Kolaborasi Pemain Baru Hadapi Bali United
Situasi ini membuat pelatih Bernardo Tavares harus mencari solusi cepat di tengah jadwal padat dan waktu istirahat yang lebih singkat dibanding lawan.
Tavares mengakui absennya sejumlah pemain kunci menggerus kekuatan tim.
“Tapi ini bisa menjadi kesempatan pemain lain untuk menunjukkan bahwa mereka telah berkembang dan meningkat,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa setiap pemain hanya menunggu kesempatan untuk tampil.
Modal positif Bajol Ijo hanyalah kemenangan 5-2 atas Bali United di putaran pertama.
Namun, kekuatan lawan kini berbeda karena sejumlah pemain berkualitas baru telah bergabung.
Bali United juga sedang berambisi bangkit setelah kekalahan tipis 2-3 dari Persik Kediri.
Absennya Bruno Moreira dan Milos Raickovic menjadi pukulan besar bagi Persebaya.
Bruno sebagai kapten tim memiliki peran vital dalam mengatur serangan, sementara Raickovic adalah motor di lini tengah.
Selain keduanya, Gustavo Fernandes juga belum bisa dimainkan.
Bek asal Brasil itu masih dalam masa pemulihan cedera setelah absen di dua laga terakhir.
Persebaya sebelumnya melepas enam pemain di putaran kedua, termasuk Rizky Dwi dan Kadek Raditya.
Sebagai gantinya, mereka mendatangkan empat pemain asing baru: Bruno Paraiba, Jefferson Silva, Pedro Matos, dan Gustavo Fernandes.
Jefferson Silva sudah tampil penuh, Bruno Paraiba mencetak gol debut, dan Pedro Matos sudah menunjukkan adaptasi cepat. Namun, absennya Fernandes membuat lini belakang Bajol Ijo belum sepenuhnya solid.
Tavares menegaskan bahwa kondisi ini harus dijadikan peluang bagi pemain lain.
“Mari kita lihat siapa yang tersedia atau tidak,” katanya.
Baca juga: Persebaya Tanpa Bruno Moreira Lawan Bali United, Kapten Kirim Pesan Penting
Bali United juga tidak sepenuhnya dalam kondisi ideal.
Setelah kalah dari Persik Kediri, mereka berambisi bangkit dengan skuad yang lebih segar.
Pelatih Johnny Jansen menegaskan timnya akan tampil lebih tangguh.
Sejumlah pemain baru yang didatangkan di putaran kedua membuat Serdadu Tridatu lebih kuat.
Meski begitu, Bali United juga kehilangan beberapa pemain yang belum sepenuhnya fit.
Pemain Bali United yang dipastikan absen saat melawan Persebaya Surabaya pada 7 Februari 2026 adalah gelandang bertahan Brandon Wilson.
Ia masih dalam masa pemulihan cedera pangkal paha dan belum siap tampil di laga kompetitif
Rotasi menjadi kunci agar mereka bisa menjaga konsistensi di tengah jadwal padat.
Jansen menilai timnya harus lebih disiplin.
“Kami harus fokus sejak menit awal dan tidak boleh kehilangan konsentrasi,” ujarnya dikutip SURYA.co.id dari Tribun Bali.
Dengan kondisi ini, Bali United tetap percaya diri menghadapi Persebaya. Ambisi bangkit menjadi motivasi tambahan bagi mereka.
Baca juga: Dua Pilar Absen Persebaya Surabaya Siapkan Strategi Alternatif di Lini Depan
Pertemuan Bali United dan Persebaya selalu menghadirkan tensi tinggi. Pada putaran pertama, Bajol Ijo menang telak 5-2 di Gelora Bung Tomo.
Namun, laga kali ini diprediksi berbeda.
Bali United datang dengan skuad yang lebih kuat, sementara Persebaya kehilangan sejumlah pemain kunci.
Tavares menegaskan pentingnya fokus penuh.
“Kami perlu memiliki rencana yang sangat bagus, fokus yang sangat baik sejak menit pertama hingga akhir,” katanya.
Persebaya harus mengandalkan kombinasi pemain baru dan opsi darurat seperti Malik Risaldi dan Gali Freitas.
Bruno Paraiba diharapkan menjadi ujung tombak serangan.
Bali United akan memanfaatkan kecepatan pemainnya untuk menekan sejak awal. Dukungan penuh suporter di Stadion Kapten I Wayan Dipta juga menjadi energi tambahan.
Dengan kondisi kedua tim, laga ini diprediksi berlangsung sengit.
Persebaya berusaha menjaga posisi di papan atas, sementara Bali United ingin bangkit dari keterpurukan.