Iran Wanti-wanti IDF, Israel Dicap Terlibat dalam Serangan Apapun Jika AS Gempur Teheran
February 03, 2026 10:42 PM

- Iran memperingatkan tentang kemungkinan konflik besar dengan AS.

Seorang pejabat tinggi Iran menyampaikan peringatan itu.

Ia adalah Ali Shamkhani, penasihat politik Pemimpin Tertinggi Iran.

Pernyataan itu disampaikan pada Selasa (3/2/2026).

Iran menyinggung soal kemungkinan serangan dilesatkan oleh kubu Donald Trump.

Shamkhani juga menyinggung soal keterlibatan Israel.

Ia mengatakan, Israel akan terlibat jika AS menyerang.

Iran menyebut AS dan Israel satu kesatuan.

Hal itu disampaikan seiring dengan pernyataan bahwa Iran siap bernegosiasi masalah nuklir.

Iran membuka diskusi namun dengan syarat.

Tak boleh ada ancaman atau pun syarat-syarat yang tidak logis.

Iran disebut bisa mengurangi tingkat pengayaan uraniumnya dari 60 menjadi 20 persen.

Namun, hal itu akan terjadi jika Iran menerima harga dan imbalan yang sesuai.

Ia juga memperingatkan, setiap serangan terhadap Iran akan berubah menjadi krisis besar.

Jika Amerika menyerang Iran terlebih dahulu, Israel akan dianggap secara otomatis terlibat.

Israel juga bakal menjadi sasaran serangan balasan.

Strategi pencegahan Iran takkan terbatas pada wilayahnya sendiri.

Melainkan akan meluas ke lokasi-lokasi dari mana ancaman dilancarkan di kawasan itu.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.