Penampakan Spanduk yang Semrawut di Cibinong Bogor, sampai Disentil Presiden Prabowo saat SICC
February 03, 2026 10:42 PM

- Prabowo Subianto menyoroti spanduk-spanduk iklan yang mengganggu estetika dari suatu wilayah.

Ia menyebut fenomena itu terjadi di berbagai daerah di Indonesia termasuk di jalan menuju tempat tinggalnya di Hambalang Bogor.

Dari pantauan TribunnewsBogor.com, fenomena itu juga terjadi di kawasan Cibinong yang notabenenya pusat kota di Kabupaten Bogor.

Terpantau di sepanjang Jalan KSR Dadi Kusmayadi, yang meliputi wilayah Kelurahan Cikaret dan Sukahati spanduk-spanduk liar terpasang.

Mulai dari spanduk diskon makanan, promo jaringan internet, iklan rokok, pengobatan alternatif, hingga atribut partai.

Spanduk-spanduk tak berizin tersebut berada di titik yang bukan peruntukannya mulai dari pagar di pinggir jalan, pohon, tiang listrik.

Bahkan, terdapat sejumlah spanduk promosi perumahan yang dipasang membentang di atas badan jalan.

Selain itu, kabel-kabel semerawut juga nampak terlihat jelas di sepanjang jalan tersebut. Antara kabel listrik dan jaringan internet bercampur menjadi satu.

Kesemerawutan itupun dikeluhkan oleh salah watu warga Cibinong, Mulyawan yang menilai hal tersebut hal tersebut sangat mengganggu.

"Terganggu banget ya, tiap kita jalan nih yang diliat spanduk lagi, kabel kusut lagi," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com, Selasa (3/2/2026).

Akan hal itu, ia pun meminta kepada pihak terkait untuk segera mengambil tindakan dengan melakukan penertiban.

"Harusnya segera ditertibkan sih, soalnya karena itu gaenak dipandang menurut saya," katanya.

Sebelumnya, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menggalakkan gerakan ASRI yang meliputi Aman, Sehat, Resik, dan Indah.

Gerakan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menggaet daya tarik wisawatan mancanegara untuk datang ke Indonesia.

Hal itu dipaparkannya saat memberikan arahan dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah di SICC, Kabupaten Bogor, Senin (2/2/2026).

Dalam kesempatan itu, Prabowo Subianto menyoroti banyaknya spanduk iklan yang mengganggu estetika.

Ia mengatakan, persoalan tersebut terjadi di berbagai daerah di Indonesia, termasuk di wilayah tempat tinggalnya di Bogor.

"Terlalu banyak. kalau saya ke Balikpapan dan saya ke Banjarmasin hampir engga berbeda. Spanduk-spanduk, kalau saya naik ke Hambalang, spanduk, spanduk," ujarnya, Senin (2/2/2026).

Dengan banyaknya spanduk-spanduk tersebut, Prabowo Subianto pun merasa gerah karena mengganggu keindahan.

Menurutnya, Bogor yang menjadi kota tempat tinggalnya akan jauh lebih indah tanpa spanduk-spanduk tersebut.

"Bogor itu dulu kota paling indah, kota paling indah. Bung Karno lebih senang di Bogor daripada Jakarta. Dari dulu aku pengen tinggal di Bogor, akhirnya jadi presiden ya tinggal di Bogor," katanya.

Akan hal itu, Prabowo Subianto pun meminta kepada pemerintah daerah untuk menertibkan spanduk-spanduk tersebut.

Ia menilai keberadaan spanduk-spanduk tersebut dapat mencoreng citra postif pariwisata Indonesia di mata dunia.

Di samping itu, Prabowo Subianto pun meminta kepada pelaku usaha untuk sama-sama menjaga keindahan.

"Kenapa harus besar-besar sih? Turis datang nggak mau lihat spanduk. Saudara-saudara terlalu banyak spanduk baliho iklan, tolong ditertibkan. Ajak bicara pengusaha, Kadin, HIPMI, asosiasi pengusaha, bicara sama mereka," katanya.



#viraldimediasosial #medsos #regional #bogor #jabar #spanduk #prabowo


© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.