Klarifikasi Rp1,2 Milar untuk Jembatan Jeti Babo, Kadishub Bintuni: Bukan Proyek Mangkrak
February 03, 2026 10:44 PM

TRIBUNPAPUABARAT.COM, BINTUNI – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Teluk Bintuni, Victor E Ririhena, menegaskan bahwa pembangunan jembatan Jeti di Distrik Babo hingga kini belum pernah dianggarkan maupun dikerjakan. 

Hal ini disampaikan Victor saat dikonfirmasi Tribunpapuabarat.com, di Teluk Bintuni, Selasa (3/2/2026).

Menurut Victor, rencana pembangunan jembatan tersebut awalnya merupakan usulan masyarakat Distrik Babo melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).

Usulan itu kemudian dibahas bersama pemerintah distrik dan sejumlah kepala kampung.

Namun, karena keterbatasan anggaran, proyek tersebut tidak dapat direalisasikan.

“Memang ada kesepakatan antara pemerintah daerah, DPRD, dan pemerintah Distrik Babo. Tetapi kegiatan itu tidak bisa kami lakukan karena tidak tersedia anggaran,” jelas Victor.

Ia menegaskan, pekerjaan jembatan Jeti Babo bukanlah proyek mangkrak. 

“Kenapa? Karena jembatan Jeti ini belum ada anggarannya, belum dikerjakan oleh kami sebagai dinas teknis, dan juga belum ada kontraknya,” tambahnya.

Baca juga: Proyek Jembatan di Distrik Babo Mangkrak Sejak 2022, Warga: Anggaran Rp1,2 Miliar di Mana?

Menurutnya, yang benar adalah Rp1,5 miliar dari Dana Alokasi Umum (DAU) Dinas Perhubungan Teluk Bintuni, yang digunakan untuk pembangunan Jeti kayu baru di sebelah kanan Jeti lama.

“Kami bangun Jeti kayu ini karena melihat kebutuhan masyarakat Distrik Babo,” ujarnya.

Lebih lanjut, Victor menyampaikan bahwa pemerintah daerah saat ini, melalui arahan Bupati dan Wakil Bupati Teluk Bintuni, meminta Dinas Perhubungan untuk fokus pada pengembangan Dermaga Babo. 

Hal ini dilakukan agar aktivitas kapal keluar-masuk berjalan lancar dan perputaran ekonomi masyarakat Distrik Babo dapat meningkat.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.