Dua Kecelakaan di Jalur Nasional Bojonegoro Cepu dalam Sehari, 2 Pengendara Motor jadi Korban
February 04, 2026 12:32 AM

 


SURYA.CO.ID, BOJONEGORO - Dua kecelakaan lalu-lintas terjadi berturut-turut di Ruas Jalan Nasional Bojonegoro–Cepu. 

Dalam satu hari, Selasa (3/2/2026), tercatat dua insiden kecelakaan terjadi di jalur padat tersebut.

Kecelakaan pertama terjadi sekitar pukul 10.00 WIB di Jalan Raya Bojonegoro - Cepu, tepatnya di wilayah Desa Ngablak, Kecamatan Dander.

Insiden ini melibatkan sebuah dump truck bernomor polisi K 9021 SD dengan sepeda motor Honda Beat bernopol S-574x-AAX.

Akibat kecelakaan lalu-lintas tersebut pengendara motor Honda beat Listyowati (41) warga Desa Ngablak Kecamatan Dander, Bojonegoro dilaporkan mengalami luka cukup serius dan kini tengah menjalani perawatan intensif di RAUD Bojonegoro.

Sementara, sopir dump truck Feri Prayoga (26) asal Desa/ Kecamatan Pamotan, Kabupaten Rembang Jawa Tengah dilaporkan selamat, dan kini tengah menjalani pemeriksaaan di Satlantas Polres Bojonegoro.

Baca juga: 409 Pasangan di Bojonegoro Ajukan Cerai Awal 2026, Didominasi Istri Gugat Suami

 

Beberapa jam berselang, kecelakaan kembali terjadi di ruas jalan yang sama. 

Kali ini insiden terjadi sekitar pukul 16.00 WIB di Jalan Raya Bojonegoro–Cepu, wilayah Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu.

Kecelakaan kedua melibatkan sebuah bus Margo Djoyo bernopol S-7198-UA yang dikemudikan Moh Sohib warga Desa Kuncen Kecamatan Padangan, dengan sepeda motor Honda Supra X 125 bernopol S-2144-ABF yang dikendarai Nyartam warga Desa Wadang Kecamatan Ngasem.

Akibat insiden kecelakaan ini, pemotor mengalami luka-luka dan kini dirawat di RSUD Bojonegoro. Sementara sopir bus juga diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

 

Kronologi Kecelakaan

Kanit Gakkum Satlantas Polres Bojonegoro Ipda Septian menjelaskan, kronologi dua peristiwa kecelakaan itu hampir serupa.

Awalnya kendaraan (dump truk) berjalan dari arah timur ke barat atau arah Bojonegoro menuju Cepu.

Sesampainya di lokasi kejadian pemotor bermaksud berbelok (menyebrang) ke kanan atau ke arah utara jalan.

Karena jarak sudah terlalu dekat dan tidak sempat menghindar, tabrakan pun tak terelakkan.

"(Faktornya) yang jelas kurang hati-hati dan konsentrasi saat berkendara," ujar Septian.

Septian menjelaskan saat ini pihak kepolisian masih melakukan penanganan lebih lanjut terhadap kedua kejadian kecelakaan tersebut.

Baca juga: RSUD Temayang Ditargetkan Beroperasi Februari 2026, Tinggal Menunggu Izin Operasional

 

Imbauan Pengguna Jalan

Ia juga mengimbau para pengguna jalan, agar lebih berhati-hati dan selalu memperhatikan kondisi lalu lintas sebelum mendahului atau berbelok.

Sebagai informasi ruas jalan Bojonegoro - Cepu cukup padat dan banyak dilalui kendaraan besar.

Kondisi jalan yang cukup lebar dan lurus sering membuat pengendara menurunkan kewaspadaan.

Selain itu, di jalur ini di banyak titik terdapat jalan yang rusak, seperti retakan beton jalan yang menganga, jalan berlubang serta jalan bergelombang yang membahayakan.

Untuk itu, pengendara motor diharapkan untuk lebih berhati-hati terlebih saat turun hujan. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.