TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU TENGAH - Seorang warga Salupangkang IV, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) nyaris diterkam buaya, Rabu (4/2/2026).
Kepala Desa Salupangkang IV, Muhammad Arif membenarkan insiden tersebut.
Menurutnya, warga itu nyaris diterkam saat melakukan pemungutan berondol sawit di Dusun Sipatuo, Desa Salupangkang IV.
Baca juga: Ramalan Zodiak Pisces Hari Ini Rabu 4 Februari 2026: Sakit Kepala, Disarankan Rehat Sejenak
Baca juga: Cuaca Buruk Hambat Pencarian Nelayan Hilang di Majene, Hari ke 6 Masih Nihil
Berondol sawit sendiri merupakan butiran buah kelapa sawit yang sudah matang dan terlepas atau jatuh dari tandan buah segar (TBS) saat proses pemanenan atau pematangan alami di pohon.
Saat itu, kata, Kades Salupangkang IV, warga tersebut serius memunguti satu persatu berondol sawit.
Tiba-tiba, ia menyadari ada predator hendak menerkamnya dari pinggiran sungai.
Sehingga, spontan ia melompat dan segera melapor insiden tersebut ke Pemerintah Desa melalui Kepala Desa setempat.
"Saat laporan masuk, saya langsung ke TKP bersama warga lain melakukan evakuasi," jelas Kades Salupangkang IV dengan nada serius.
Ia bersama warga lainnya berupaya mengevakuasi buaya tersebut dengan alat seadanya.
Aksi dramatis sempat terjadi, buaya ngamuk saat hendak di tangkap.
Beruntung setelah berjibaku sekitar satu jam, akhirnya buaya tersebut berhasil di lumpuhkan dan diikat.
Usai dievakuasi, buaya kemudian di lepaskan ke habitatnya yang jauh dari pemukiman warga. (*)
Laporan wartawan Tribun Sulbar, Sandi Anugrah