Koalisi Masyarakat Desak Jabatan Sekda Tambrauw Diisi Putra Daerah
February 04, 2026 11:25 AM

TRIBUNSORONG.COM, SORONG - Koalisi Orang Asli Tambrauw Kawal Hak Keselungan (KOTAK) mendesak Bupati Tambrauw agar memprioritaskan putra daerah untuk mengisi jabatan Sekretaris Daerah (Sekda), baik sebagai pelaksana tugas (Plt) maupun pejabat definitif.

Desakan ini muncul menyusul kekosongan jabatan pascapurnatugasnya Plt Sekda sebelumnya Yosep Yewen. 

Baca juga: Pemkab Tambrauw Adaptasi Hasil Rakornas 2026, Dorong Pembangunan Tepat Sasaran

KOTAK menilai momen ini sebagai waktu yang tepat untuk memberikan kepercayaan kepada Orang Asli Papua (OAP) asal Tambrauw.

Poin Utama Aspirasi Masyarakat:

  • Representasi Lokal: Perwakilan KOTAK Methodius Baru menyoroti bahwa sejak Kabupaten Tambrauw berdiri, posisi Sekda definitif belum pernah dijabat oleh anak asli daerah.
  • Kesiapan SDM: Saat ini terdapat 6 hingga 8 putra daerah yang telah memenuhi syarat administrasi dan kualifikasi perundang-undangan untuk menduduki jabatan eselon tersebut.
  • Semangat Otsus: Ketua Ikatan Mahasiswa Tambrauw (IMT) Sorong Raya, Yahya Yeblo, menegaskan bahwa penunjukan putra daerah selaras dengan semangat Otonomi Khusus (Otsus) Papua. Hal ini diharapkan dapat mempercepat pembangunan yang berbasis kultur dan kearifan lokal.
  • Fokus Pendidikan: Mahasiswa berharap Sekda asli daerah nantinya lebih peka terhadap kebutuhan sektor pendidikan dan pengembangan generasi muda Tambrauw.

"Kami tidak meminta orang luar. Anak-anak asli Tambrauw yang memenuhi syarat itu ada. Tinggal diberikan kesempatan dan peluang," ujar Methodius Baru, Selasa (3/2/2026).

Langkah Selanjutnya

Sebagai bentuk keseriusan, KOTAK berencana segera mengajukan surat resmi dan permohonan audiensi kepada Bupati Tambrauw. 

Mereka juga mengajak tokoh adat, agama, pemuda, dan perempuan untuk bersatu mengawal aspirasi ini demi kepentingan birokrasi yang lebih inklusif. (tribunsorong.com/ismail saleh)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.