TRIBUNBANYUMAS.COM, BATANG - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) mulai melaksanakan asesmen pengisian jabatan strategis di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Proses asesmen tersebut telah berlangsung sejak 2 Februari 2026 dan dijadwalkan hingga 4 Februari 2026.
Kepala BKPSDM Kabupaten Batang, Dwi Riyanto, menjelaskan bahwa asesmen dilakukan setelah pengumuman formasi jabatan disampaikan secara resmi kepada aparatur sipil negara (ASN) yang memenuhi persyaratan.
“Pengumuman sudah kami sampaikan, dan pelaksanaan asesmen dimulai tanggal 2 sampai 4 Februari. Saat ini masih berlangsung,” kata Dwi Riyanto kepada Tribunjateng, Rabu (4/2/2026).
Ia merinci, jumlah peserta asesmen berbeda di tiap OPD.
Untuk Inspektorat diikuti oleh empat peserta, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) tiga peserta, serta Dinas Perikanan sebanyak tiga peserta.
Sementara pada tahap pendaftaran, jumlah pendaftar lebih banyak.
Di Inspektorat tercatat lima pendaftar, Disdukcapil empat pendaftar, Dinas Perikanan empat pendaftar, serta Perpustakaan dan Kearsipan (Perpuska) sebanyak empat pendaftar.
“Asesmen ini bertujuan untuk memotret kompetensi dan potensi masing-masing peserta,” jelasnya.
Menurut Dwi, penilaian kompetensi menggunakan sembilan instrumen, sementara potensi dinilai melalui delapan instrumen.
Dari seluruh instrumen tersebut akan dihasilkan skor yang menjadi dasar penilaian Panitia Seleksi (Pansel).
Baca juga: Petani di Blora Borong Emas saat Harga Turun
Hasil asesmen nantinya akan disaring sesuai ketentuan PP Nomor 11 Tahun 2017, di mana Pansel merekomendasikan tiga peserta terbaik untuk disampaikan kepada Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) melalui Pejabat Yang Berwenang (PYB).
“Bupati nantinya memilih satu dari tiga terbaik yang direkomendasikan Pansel,” tegasnya.
Dwi menambahkan, khusus untuk jabatan di Disdukcapil, tiga kandidat terbaik masih harus mengikuti tahapan lanjutan berupa wawancara dengan Direktorat Jenderal Dukcapil Kementerian Dalam Negeri.
Tim dari Dirjen Dukcapil akan turun langsung melakukan wawancara terhadap calon pejabat yang direkomendasikan.
“Penjadwalan wawancara ini juga harus kami koordinasikan dengan Dirjen Dukcapil setelah hasil Pansel keluar,” ungkapnya.
Terkait target waktu pelantikan, Dwi berharap seluruh tahapan dapat rampung sesuai jadwal yang telah disusun.
“Estimasi kami akhir Maret sudah selesai. Namun karena ada bulan puasa dan Lebaran, ini tentu berpotensi mempengaruhi jadwal, termasuk koordinasi dengan Dirjen Dukcapil dan rekomendasi untuk Inspektorat,” tutupnya.(ito)