Pemerintah Malaysia menganggap mobil berusia tua lebih berbahaya. Makanya, pemilik mobil tua di Malaysia berhak mendapat insentif untuk mengganti mobil baru.
Beberapa waktu lalu, seperti diberitakan Malay Mail, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim bilang, pihaknya mendorong pemusnahan kendaraan tua di Malaysia. Caranya dengan mendorong pemilik mobil tua untuk menggantinya dengan yang baru. Pemerintah Malaysia bekerja sama dengan merek mobil nasional untuk melancarkan strategi tersebut.
Anwar Ibrahim menilai, kendaraan tua dinilai tidak ekonomis. Selain itu, kendaraan berusia di atas 20 tahun juga dinilai berbahaya karena dapat menimbulkan risiko keselamatan dan lingkungan.
Anwar mengatakan inisiatif ini merupakan salah satu dari beberapa langkah pencegahan yang bertujuan untuk mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas menyusul serangkaian kecelakaan fatal.
Untuk mendukung program pemerintah tersebut, Proton sebagai merek mobil nasional Malaysia menawarkan insentif tukar tambah untuk semua model terbarunya. Program ini ditawarkan untuk pemilik kendaraan tua yang sudah 20 tahun atau lebih.
Semua model Proton memenuhi syarat untuk penawaran ini. Pembeli Proton Saga dan Proton e.MAS 5 akan menerima insentif hingga 1.000 ringgit (Rp 4,2 juta). Model lain yang ditawarkan oleh Proton, antara lain Proton X50 dan Proton X70 serta Proton e.MAS 7, dengan insentif senilai 2.000 ringgit (Rp 8,5 juta).
Insentif itu baru dari Proton. Ada lagi hibah dari pemerintah Malaysia sehingga jumlah insentif yang dapat diterima pelanggan masing-masing adalah 2.000 ringgit (Rp 8,5 juta) dan 4.000 ringgit (Rp 17 jutaan).
Insentif ini selaras dengan tujuan pemerintah untuk mengurangi jumlah mobil tua di jalan dan menggantinya dengan kendaraan yang lebih aman, ramah lingkungan, dan efisien. Insentif ini juga membantu mendukung inisiatif pertumbuhan perusahaan mobil nasional Malaysia untuk tahun 2026.
"PROTON bangga dapat menawarkan nilai lebih kepada pelanggan kami dengan menjadi mitra dalam Program Hibah Pencocokan Pemerintah Malaysia untuk Penggantian Kendaraan Lama. Inisiatif ini akan mendorong penggantian kendaraan lama yang tidak layak jalan secara bertanggung jawab dan meningkatkan keselamatan jalan raya sekaligus mendukung transisi menuju mobilitas yang lebih bersih dan efisien," kata CEO Proton Dr. Li Chunrong.
Saksikan Live DetikPagi :







