TRIBUNPAPUABARAT.COM, FAKFAK - Aktivitas jual beli di Pasar Rakyat Thumburuni, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, pasca diresmikan pada November 2025, masih terpantau sepi.
Sejumlah pedagang mengaku pembeli yang datang belum ramai, meski tetap bersyukur atas rezeki yang ada.
Ratna, salah seorang pedagang kebutuhan sehari-hari, menyampaikan bahwa sejak pagi hingga sore hari, pembeli yang datang hanya satu hingga dua orang.
“Masih sepi, kadang dari pagi sampai sore cuma mondar-mandir saja tidak laku. Paling hanya satu atau dua orang yang belanja,” ujarnya, Rabu (4/2/2026).
Meski demikian, Ratna tetap bersyukur telah mendapatkan tempat berjualan di pasar baru tersebut. “Ini kan masih awal, jadi biasa saja. Intinya kita bersyukur,” katanya penuh harap agar dagangannya semakin laris.
Baca juga: WNA India Bikin Heboh Pedagang di Pasar Thumburuni Fakfak Papua Barat
Hal serupa dirasakan Rendy, pedagang pakaian dan sepatu di lantai III Pasar Rakyat Thumburuni. Ia mengaku aktivitas jual beli belum menunjukkan peningkatan signifikan.
“Sepi-sepi saja sejauh ini,” ungkapnya.
Rendy berharap ke depan Pasar Rakyat Thumburuni bisa menjadi pilihan utama warga Fakfak untuk berbelanja.
“Semoga bulan puasa nanti makin ramai menjelang Lebaran,” ucapnya.
Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia meresmikan Pasar Rakyat Thumburuni pada Minggu, 16 November 2025.
Pasar ini dibangun kembali dengan konsep gedung hijau berlantai empat, mampu menampung sekitar 1.021 pedagang, dan diharapkan menjadi pusat pergerakan ekonomi baru di Fakfak.