Renungan Harian Kristen 4 Februari 2026, 1 Korintus 1:13, Yesus Sebagai Pusat yang Mempersatukan
February 04, 2026 01:22 PM

TRIBUNMANADO.CO.ID - Renungan harian keluarga kristen Rabu 4 Februari 2026.

Pembacaan alkitab terdapat pada 1 Korintus 1:13.

Adakah Kristus terbagi-bagi? Adakah Paulus disalibkan karena kamu? Atau adakah kamu dibaptis dalam nama Paulus?

Tema perenungan adalah Yesus Kristus dan Karya-Nya Sebagai Pusat yang Mempersatukan.

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,

Dalam perjalanannya di tengah dunia. gereja Tuhan dapat saja teralihkan fokus utamanya dari tujuan yang ditetapkan Tuhan Allah bagi gereja-Nya.

Orang-orang di dalam gereja dapat digerakkan oleh berbagai motivasi yang tidak sesuai dengan kehendak-Nya. Misalnya pengejaran terhadap materi sebagai hal yang utama. 

Berlomba-lomba demi jabatan dan agenda pribadi, atau sekadar mencari popularitas diri. Bagaimanakah agar gereja Tuhan kembali kepada fokus utama dan tujuan yang ditetapkan-Nya?

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,

Paulus menunjukkan alasan di balik perselisihan yang bisa – mengarah pada perpecahan di tengah jemaat Kristen di Korintus, adalah karena mereka menjadikan figur tertentu sebagai yang utama dan mendorong mereka membentuk golongan dan kelompok di dalam jemaat.

Paulus berusaha membawa jemaat untuk kembali kepada pusat dari pelayanan, yakni Yesus Kristus dan karya-Nya yang menyelamatkan. 

Paulus memakai tiga pertanyaan untuk menyadarkan jemaat Kristen di Korintus yang telah dikuasai oleh semangat perselisihan yang mengarah pada perpecahan hingga melupakan bahwa mereka sebagai satu jemaat telah dipanggil kepada persekutuan dengan Anak Allah, yakni Yesus Kristus sendiri (1 Korintus 1:9).

Pertanyaan pertama yang diajukan Paulus adalah “adakah Kristus terbagi-bagi?” Jelaslah bahwa jawabannya adalah tidak.

Yesus Kristus telah menghimpunkan umat yang diselamatkan-Nya sebagai tubuh-Nya sendiri, yakni dengan diri-Nya sebagai Kepala.

Pertanyaan kedua adalah “adakah Paulus disalibkan karena kamu?” Paulus menunjukkan kepada jemaat bahwa tidak ada pemimpin manusia manapun yang dapat disetarakan dengan Yesus Kristus dan karya keselamatan yang dikerjakan melalui kematian-Nya di atas kayu salib.

Paulus mengajukan pertanyaan ini sebagai tamparan keras kepada jemaat yang telah mengagungkan figur manusia lalu melupakan sentralitas Yesus Kristus dan karya-karya-Nya. 

Pertanyaan ketiga adalah “adakah kamu dibaptis dalam nama Paulus?” Masih ada pemikiran di dalam jemaat Korintus yang memandang adanya koneksi mistis antara mereka dan figur yang membaptis mereka.

Paulus berusaha menyadarkan jemaat Korintus bahwa mereka dibaptis dalam nama Yesus Kristus dan dengan demikian hanya dengan Dialah mereka memiliki hubungan yang khusus dan dipersatukan dalam karya kematian dan kebangkitan-Nya.

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,

Sebagai orang percaya, kita dipanggil untuk menjadikan Yesus Kristus sebagai pusat dalam kehidupan pribadi dan keluarga. Hanya Yesus Kristus saja, bukan figur manusia tertentu, betapa pun besar peran mereka dalam gereja-Nya.

Kita perlu mengevaluasi perjalanan hidup kita: pada siapakah pusat hidup kita? Amin.

Doa: Bapa sorgawi, biarlah Yesus Kristus berkuasa atas hidup pribadi dan ke/uarga kami. Tolonglah kami menyatakan komitmen hari demi hari bahwa Yesus Kristuslah segala-galanya bagi kami, yakni Dia yang kami layani bagi kemuliaan nama-Mu. Amin.

Sumber: dodokugmim.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.