Pelaku Pelempar Flare ke Emil Audero Ditangkap!
GH News February 04, 2026 02:08 PM
Cremona -

Polisi menangkap pelempar flare yang membahayakan kiper Cremonese dan Timnas Indonesia Emil Audero Mulyadi. Pelaku berbeda dengan fans yang jarinya putus.

Kemenangan Inter Milan 2-0 atas Cremonese di Stadion Giovanni Zini akhir pekan lalu diwarnai insiden pada awal babak kedua. Emil Audero terkapar usai jadi korban lemparan petasan flare dari tribun penonton.

Pertandingan sempat dihentikan sementara dengan tim medis segera memasuki lapangan dan memeriksa Audero. Beruntung tidak ada luka parah yang terjadi dan Audero bisa melanjutkan pertandingan.

Polisi bergerak mengidentifikasi pelaku pelemparan flare. Menukil , Kepolisian Cremona berhasil menangkap pelaku pada Selasa (3/2/2026).

Pelaku merupakan pria berusia 19 tahun yang diyakini sebagai bagian dari kelompok ultras Inter Milan yang baru terbentuk 'No Name'. Sosoknya berhasil diidentifikasi lewat rekaman video pengawasan stadion.

Beberapa pemberitaan Italia, termasuk yang dikutip detikSport, sempat menyebut pelaku dibawa ke rumah sakit akibat kehilangan 3 jari usai petasan meledak di tangannya. Rupanya pria tersebut berbeda dengan sosok pelaku yang ditangkap.

[Gambas:Twitter]

Investigasi oleh unit operasi khusus Kepolisian Cremona terus berlanjut. Aparat ingin mengidentifikasi pihak-pihak yang bertanggung jawab atas peluncuran petasan dan flare sesaat sebelum pertandingan dimulai.

Kementerian Dalam Negeri Italia menjatuhkan hukuman berat buat Inter Milan akibat insiden ini. tak boleh ditemani suporter mereka dalam 3 laga tandang beruntun di Serie A.

"Setelah adanya insiden serius yang terjadi di laga tersebut, Kementerian Dalam Negeri menghukum fans Inter tidak boleh mendampingi timnya di laga tandang sampai 23 Maret 2026, termasuk juga untuk laga tandang di area Lombardi," begitu isi pernyataan resmi Kementerian Dalam Negeri Italia.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.