Menanti Mekarnya Bunga Bangkai Raksasa di Kebun Raya Bogor, Pemantauan Dilakukan Setiap Hari
February 04, 2026 05:01 PM

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Bunga Amorphophallus Titanum atau bunga Bangkai Raksasa segera mekar di areal Kebun Raya Bogor (KRB).

Bunga yang tumbuh di areal tebingan Mata Air Kahuripan ini merupakan koleksi KRB yang ditanam sejak 19 September 1992 dengan bibit asli berasal dari Jambi.

Bunga ini terpantau memasuki tahap awal untuk mekar atau fase generatif sejak akhir Januari 2026 lalu.

Saat itu bunga ini tercatat memiliki tinggi sementara 85 centimeter dan lebar keliling kuncup 40 centimeter.

Tim KRB terus melakukan pemantauan setiap harinya.

General Manager PT Mitra Natura Raya (MNR) sebagai pengelola KRB, Zaenal Arifin memprediksikan bunga ini akan mekar sempurna dalam waktu dekat ini.

“Kemungkinan dalam waktu 2-3 hari ini lagi,” kata Zae saat dihubungi TribunnewsBogor.com, Rabu (4/2/2026).

Bunga Bangkai Raksasa di KRB tercatat pernah mekar pada tahun 2020 silam atau enam tahun yang lalu.

Saat ini tim KRB menanti bunga ini mekar kembali.

Setiap momennya selalu ditunggu mulai dari kemunculan kuncup, pertumbuhan harian yang pesat, hingga momen mekar yang hanya berlangsung singkat dan sangat dinantikan.

Peristiwa langka ini pun menjadi sorotan para peneliti, pecinta flora, serta masyarakat luas, mengingat siklus mekar titan arum yang tidak teratur dan hanya terjadi setelah tanaman mengumpulkan energi selama bertahun-tahun.

Mekarnya spesimen kali ini menunjukkan keberhasilan pemeliharaan ex-situ yang konsisten dan berkelanjutan di bawah pengelolaan Kebun Raya Bogor. 

Di habitat aslinya hutan tropis Sumatra tanaman ini semakin rentan akibat degradasi hutan, sehinggakeberadaan koleksi di kebun raya memiliki nilai konservasi yang sangat penting. 

“Kebun Raya Bogor menjadi rumah konservasi bagi Bunga Bangkai raksasa terbesar di dunia, yaitu Amorphophallus titanum. Mekarnya bunga ini menandakan suksesnya fungsikonservasi pada Kebun Raya Bogor yang diemban oleh kami selaku mitra pengelola Kebun Raya,” ucapnya.

Zae mengimbau masyarakat yang hendak melihat mekarnya bunga ini diwajibkan untuk tetap menjaga bunga ini.

“Menjaga proses menuju mekarnya bunga bangkai dengan tidak menyentuh bunga atau melempar benda apapun,” tandasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.