Wabup Ajak Ramaikan Tradisi Perang Ketupat di Tempilang
February 04, 2026 05:50 PM

MENTOK, BABEL NEWS - Perang Ketupat menjadi tradisi turun temurun penduduk asli Tempilang, Kabupaten Bangka Barat. Kegiatan ini, dilaksanakan setiap tahunnya di bulan ruwah atau Sya'ban. Rangkaian acara dimulai dengan Ngancak, Penimbongan dan Taber batas kampung pada malam Nisfu Sya'ban.

Wakil Bupati Bangka Barat, Yus Derahman mengajak masyarakat, baik dari dalam maupun luar daerah untuk hadir dan memeriahkan tradisi Perang Ketupat yang digelar di Desa Air Lintang, Pantai Pasir Kuning, Tempilang, pada Minggu 8 Februari 2026.

Ia menyampaikan, perayaan tahun ini diharapkan berlangsung lebih meriah dibanding tahun-tahun sebelumnya. "Selain menjadi agenda budaya tahunan, kegiatan tersebut juga akan dimeriahkan dengan hiburan untuk masyarakat, termasuk penampilan artis dari luar daerah," kata Yus Derahman, Rabu (4/2).

Menurutnya, Perang Ketupat bukan sekadar tradisi, tetapi memiliki makna mendalam sebagai ritual adat yang telah diwariskan secara turun-temurun. Diketahui, perang ketupat kegiatan adat yang telah ditetapkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia pada tahun 2014 sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB).

"Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi masyarakat serta tamu dari luar daerah," kata Yus Derahman.

Selain itu, perayaan ini diharapkan menjadi hiburan rakyat yang mampu menarik kunjungan wisatawan ke Tempilang. (riu)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.