TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Desa Sepahat Kecamatan Bandar Laksamana Bengkalis masih terus meluas.
Lahan yang terbakar di sana saat ini sudah mencapai sekitar dua belas hektare.
Hal ini diungkap Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Bengkalis Salman Alfarisi melalui Manager Pusdalops PB Erzansyah kepada tribunpekanbaru.com, Rabu (4/2) siang.
"Kemarin luas lahan yang terbakar di Desa Sepahat ini sekitar sepuluh hektare, laporan siang ini terjadi penambahan luas sudah mencapai dua belas hektare," kata Erzansyah.
Menurut dia, penambahan dua hektare ini terjadi karena kondisi cuaca yang saat ini cukup panas dan angin kencang. Api yang muncul terus bergerak meluas akibat tiupan angin.
Erzansyah mengatakan, upaya pemadaman di sana mengalami kendala karena keterbatasan sumber air di lahan gambut yang mulai kering. Petugas harus mencari sumber air terlebih dahulu sebelum melakukan penyemprotan.
"Petugas kita di lapangan terlebih dahulu berupaya membuat sumber-sumber air sebelum melakukan penyemprotan, dengan mengali beberapa titik yang masih terlihat basah," jelasnya.
Baca juga: Praktik Perdagangan Orang di Bengkalis Terbongkar: Pengiriman Menuju Malaysia
Menurut dia, meluasnya lahan yang terbakar di kecamatan Bandar Laksamana tidak hanya disebabkan karena keterbatasan air saja, tetapi juga karena lokasi kepala api yang berada jauh dari jangkauan petugas dan sulit akses menuju di sana.
"Selain itu lahan yang terbakar merupakan gambut kering, sehingga bekas lahan terbakar masih memiliki api bawah tanah yang bergerak terus ke lahan kering lainnya sehingga menyebabkan munculnya api baru yang tidak kasat mata," terangnya.
Erzansyah mengatakan upaya pemadaman di sana sebenarnya sudah diusulkan untuk dibantu menggunakan Satgas Udara.
Pihaknya sudah mengusulkan kepada provinsi namun belum ada jawaban terkait ini.
"Kita sangat butuhkan bantuan satuan tugas udara. Memang api atas tidak terlihat lagi karena lahan hanya mengeluarkan asap, butuh kegiatan water bombing untuk menyiram lahan yang terbakar terutama yang tidak terjangkau oleh Satgas darat," harapnya.
Baca juga: Meledak, 60 Hotspot Muncul di Pelalawan Hari Ini Tersebar di Kuala Kampar, Karhutla Kian Meluas
Selain di kecamatan Bandar Laksamana, sejauh ini upaya pendinginan juga masih dilakukan di kecamatan Bengkalis tepatnya di sekitaran Desa Air Putih yang sempat terbakar beberapa waktu lalu.
"Luas lahan yang terbakar di Desa Air Putih masih pendinginan ada seluar 0,3 hektare dari lima hektare yang sudah terbakar," tambahnya.
Pendinginan juga masih dilakukan sejak pagi tadi di wilayah Rupat tepatnya di desa Sukarjo Mesim. Lahan yang sempat terbakar kemarin kembali mengeluarkan asap.
"Upaya pendinginan dilakukan di lahan mengeluarkan asap seluas 0,2 hektare dari luasan lahan terbakar secara menyeluruh sekitar 6 hektare," tandasnya.(Tribunpekanbaru.com/Muhammad Natsir)