Dugaan Pemicu Suami Bunuh Istri di Asahan dan Bohongi Polisi Sebut Kecelakaan, Akui tak Sengaja
February 04, 2026 10:27 PM

 

SRIPOKU.COM - Akal bulus Muhammad Ali (29) menutupi perbuatannya membunuh istri, Ananda Isnaini Putri (20), berhasil dibongkar polisi.

Peristiwa ini bikin geger warga Kisaran Barat, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.

Sejumlah pengguna akun media sosial mengunggah peristiwa ini dan mengutuk aksi keji pria bertubuh kekar tersebut.

Hingga Rabu (4/2/2026), aparat kepolisian dari Polres Asahan belum memberikan alasan Ali tega menghabisi nyawa istri sendiri.

Baca juga: Hasil Autopsi Bongkar Tipu Muslihat Pria yang Bunuh Istrinya, Jatuh dari Motor Hanya Kamuflase

Namun, sejumlah akun media sosial di Facebook menduga, korban yang pergi ke rumah orangtuanya menjadi pemicu Ali gelap mata.

Informasi yang dihimpun Sripoku.com dari berbagai akun di Facebook, awalnya Ananda pulang ke rumah orangtua karena terlibat pertengkaran dengan Ali.

Tak lama, Ali datang menjemput untuk membawa Ananda pulang bersamanya.

Lantaran tidak menduga ada persoalan serius, orangtua Ananda mengizinkan anak mereka kembali ke tangan suami.

Siapa sangka, pasca kejadian 2 Februari 2026, nyawa Ananda melayang karena perbuatan Ali.

Beredar pula video Ali menjalani interogasi polisi, ia terlihat menangis sembari mengenakan kaos oranye.

Ia mengaku, tidak punya niat untuk membunuh istri, tetapi karena sudah kelewat kesal sehingga tak sadar perbuatannya sudah kelewat batas.

"Aku menyesal, anak aku masih kecil, Pak," katanya, menyadur dari video yang beredar.

Baca juga: Mimpi Buruk Picu Anak Habisi Nyawa Ayah, Karma Nyata Pelaku KDRT Berakhir di Mata Pisau

Sempat Dilaporkan Jatuh dari Motor

Adinda ketika dibawa ke rumah sakit masih dalam keadaan bernyawa setelah menerima kekerasan dari Ali.

Tetapi, nyawanya tidak tertolong saat akan dirawat.

Ali lantas bikin pengakuan bahwa istrinya itu jatuh dari motor.

Akan tetapi, ada beberapa hal yang bikin polisi curiga hingga meminta izin keluarga untuk melakukan autopsi.

Kasat Reskrim Polres Asahan, AKP Imanuel Simamora, menjelaskan bahwa pelaku sempat mengelak bahwa sudah membunuh istri sendiri.

Ia mengaku korban jatuh dari sepeda motor.

Namun, dari hasil pemeriksaan medis dan otopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Tebing Tinggi menunjukkan korban meninggal akibat kekerasan benda tumpul yang menyebabkan patah tulang iga dan robekan organ hati.

AKP Imanuel P Simamora membeberkan penganiayaan berat yang dilakukan pelaku terhadap istrinya di dalam rumah.

Berdasarkan hasil penyidikan, pelaku membunuh korban dengan cara mencelupkan kepala dan badan wanita muda tersebut berkali-kali ke dalam bak berisi air.

Dalam kondisi korban yang mulai lemas dan tersengal-sengal karena kesulitan bernapas, pelaku justru kembali mendaratkan pukulan bertubi-tubi hingga korban tak lagi bernyawa.

Kekerasan tersebut mengakibatkan luka memar di sekujur tubuh, patah tulang rusuk, hingga robeknya organ hati yang memicu kondisi mati lemas pada korban.

Tetangga Sering Dengar Korban Dianiaya

Tetangga dan warga sekitar mengungkap bahwa Ananda kerap menjadi korban kekerasan rumah tangga oleh suaminya.

Meski sering terjadi di depan warga, pelaku tidak segan melakukan kekerasan.

Ananda tinggal di rumah susun sederhana dan sering mendapat dukungan dari tetangga, terutama ibu-ibu di sekitar.

Pelaku kini ditahan dan disangkakan dengan Pasal 458 ayat 1, 2 sub Pasal 466 ayat 3 UU RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

Polisi juga masih mendalami kasus ini dan mengumpulkan bukti serta keterangan saksi.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.