Bentuk Pemerataan, UI Perluas Kuota Mahasiswa dari 400 Kabupaten/Kota di Indonesia
February 04, 2026 11:44 PM

Pada tahun 2026 ini, Heri berharap jumlah masyarakat yang diterima masuk UI bisa merata di 400 kabupaten kota

PROHABA.CO, JAKARTA - Universitas Indonesia (UI) berencana memperluas kuota penerimaan mahasiswa hingga 400 kabupaten atau kota yang ada di Indonesia.

Rektor UI Heri Hermansyah mengatakan, pihaknya ingin ada perwakilan mahasiswa dari 514 kabupaten kota di Indonesia sebagai bentuk pemerataan. 

"UI menerima mahasiswa baru S1 itu sekitar 10.000 atau totalnya dengan pasca sarjana kalau kita lihat tahun lalu itu 13.500.

Nah, kita akan berupaya untuk melakukan pemerataan sekitar 500 orang tadi," kata Heri di Kampus UI Depok, Jawa Barat, Senin (2/2/2026). 

"Jadi 500 itu kan hanya kurang dari lima persen sehingga seluruh wilayah kota kabupaten Indonesia bisa terwakili," lanjut dia. 

Heri menjelaskan, pada tahun 2024 hanya ada 270 kabupaten kota yang mahasiswanya kuliah di UI, sementara pada 2026 sudah tingkatkan penerimaannya, sehingga ada 360 kabupaten kota yang mahasiswanya telah kuliah di UI. 

Baca juga: Sabur DPRK Aceh Besar Gelar NGOPI Kupas Jurus Menembus Seleksi Beasiswa

Baca juga: Rumah Amal Masjid Jamik USK Serahkan Beasiswa dan Bantuan Sembako Senilai Rp 900 Juta

Pada tahun 2026 ini, Heri berharap jumlah masyarakat yang diterima masuk UI bisa merata di 400 kabupaten kota.

"Namun mudah-mudahan di 2026 bisa nembus 400-an kota kabupaten, (13:49) apalagi ada beberapa pemekaran misalnya di Papua," ujarnya. 

Heri juga menegaskan, pihaknya tidak hanya akan merekrut calon mahasiswa untuk kuliah di UI, tetapi juga akan membantu mencarikan beasiswa bagi yang berasal dari keluarga tidak mampu. 

Sehingga mahasiswa yang direkrut tidak hanya bisa masuk kuliah tetap bisa bertahan dan memenuhi kebutuhannya selama kuliah. 

"Kita akan membantu mencarikan beasiswanya supaya mereka tidak hanya diterima di UI, tetapi juga bisa survive selama empat tahun belajar di UI dengan dukungan beasiswa dari berbagai mitra UI nanti," ungkapnya. 

Meski demikian, Heri memahami sebenarnya masih ada hal yang harus jadi perhatian dalam mendukung siswa kurang mampu masuk ke UI yakni dengan menyediakan laptop dan ponsel.

Baca juga: Ratusan Mahasiswa Fikom Umuslim Ikut Wawancara Beasiswa KIP-Kuliah

Tahun 2025, UI telah memberikan bantuan sebanyak 20 unit laptop untuk mahasiswa yang membutuhkan, dan Heri berharap tahun ini jumlah bantuan itu bisa bertambah. 

"Jadi tidak usah takut dengan biaya. Selama berprestasi, UI sangat welcome bagi talent-talent terbaik di Indonesia ini," pungkas Heri.(*)

Sumber: https://www.kompas.com/edu/read/2026/02/03/093100471/ui-targetkan-mahasiswa-dari-400-kabupaten-kota-siapkan-beasiswa-laptop-dan

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.