TRIBUNKALTIM.CO, BANDUNG – Menjelang penutupan bursa transfer, Persib Bandung memilih langkah taktis untuk memperkuat tim.
Meski lini belakang mereka sudah diakui sebagai yang paling kokoh, pelatih Bojan Hodak tetap melakukan penyempurnaan demi mengejar target ambisius: trofi ketiga secara beruntun.
Berdasarkan evaluasi putaran pertama, Bojan merasa puas dengan performa barisan pertahanannya.
Statistik membuktikan bahwa Maung Bandung saat ini menyandang status sebagai tim dengan pertahanan terbaik di liga.
Baca juga: Bojan Melihat Persis Solo tak Layak Kalah dari Borneo FC Samarinda, Persib Bandung Perlu Waspada
"Kami sudah melakukan evaluasi. Saat ini, kami berada di posisi pertama dan menjadi tim dengan pertahanan terbaik," ujar pelatih asal Kroasia tersebut, dikutip dari laman Kompas.com.
Meski pertahanan sudah solid, Bojan menyadari bahwa efektivitas di lini depan tetap menjadi prioritas yang harus ditingkatkan.
Nama striker Sergio Castel santer dikabarkan bakal segera diumumkan untuk mempertajam daya gedor tim.
Namun, Bojan menegaskan tidak akan melakukan perombakan besar-besaran.
Baginya, stabilitas tim jauh lebih penting daripada mendatangkan banyak pemain baru yang justru memakan waktu lama untuk beradaptasi.
"Jika kami bisa lebih klinis, termasuk memanfaatkan penalti, kami bisa saja menjadi tim dengan penyerangan terbaik. Jadi, saya rasa tidak perlu ada perubahan drastis," jelasnya.
Kehadiran Dion Markx dan Layvin Kurzawa
Sejauh ini, kedalaman skuad Persib dinilai cukup mumpuni. Bergabungnya Dion Markx dan pemain berpengalaman Layvin Kurzawa dianggap sudah sesuai dengan kebutuhan teknis klub untuk menambal posisi yang ditinggalkan pemain sebelumnya.
"Dua pemain pergi, dua penggantinya datang. Saat ini kondisinya sangat bagus. Saya tidak merasa satu pertandingan akan mengubah banyak hal, kecuali jika terjadi krisis cedera," pungkas Bojan.
Kini, fokus utama sang nakhoda adalah menjaga kondisi fisik para pemainnya agar tetap bugar dan terhindar dari cedera yang bisa mengganggu momentum juara Maung Bandung.
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak menjelaskan bahwa timnya sudah melakukan evaluasi menyeluruh.
Persib saat ini berada di puncak klasemen Super League 2025/2026 dengan koleksi 44 poin.
Dari 19 pertandingan mereka meraih 29 gol dan kebobolan 11 kali sekaligus jadi tim yang paling sulit ditembus.
Namun, dalam dua pertandingan terakhir Maung Bandung kesulitan mencetak gol dan ini yang menjadi sorotan.