Curah Hujan Meningkat di Gayo Lues, Masyarakat Diminta Waspada Banjir dan Longsor
February 04, 2026 11:47 PM

TribunGayo.com, BLANGKEJEREN - Hujan kembali melanda wilayah Kabupaten Gayo Lues, atau yang dikenal sebagai Negeri Seribu Bukit.

Baca juga: Desa Palok Gayo Lues Dilanda Banjir dan Longsor, Warga Mengungsi ke Masjid

Menyikapi hal ini, Bupati Gayo Lues, Suhaidi SPd MSi, mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di daerah yang rawan banjir dan tanah longsor.

Daerah Rawan Harus Lebih Waspada

Menurut Bupati, daerah perbukitan, bantaran sungai, serta wilayah dengan potensi pergerakan tanah menjadi lokasi yang paling berisiko saat curah hujan tinggi.

Ia mengimbau warga untuk terus memperhatikan kondisi lingkungan sekitar dan segera mengambil langkah antisipasi bila melihat tanda-tanda bahaya.

“Curah hujan kembali meningkat. Saya mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah rawan banjir dan longsor, agar lebih waspada dan selalu memperhatikan kondisi lingkungan sekitar,” ujar Suhaidi yang dikutip dari Serambinews.com pada Rabu (4/2/2026).

Pemerintah Diminta Tingkatkan Kesiapsiagaan

Selain mengimbau masyarakat, Bupati Suhaidi juga menekankan pentingnya koordinasi di antara seluruh unsur pemerintah, mulai dari tingkat desa hingga kabupaten.

Baca juga: Susi Air Kembali Terbang ke Gayo Lues, Berikut Rincian Harga Tiket Terbaru 2026

Aparatur kampung, kecamatan dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait diminta untuk memantau situasi secara berkala dan segera melaporkan apabila ada kondisi darurat.

Tidak hanya itu, TNI dan Polri juga diminta untuk aktif mendukung upaya pencegahan dan penanganan bencana.

Menurut Bupati, kerja sama yang solid antara pemerintah, aparat keamanan dan masyarakat adalah kunci untuk meminimalkan risiko serta dampak bencana hidrometeorologi.

“Seluruh unsur pemerintah harus siaga. Lakukan pemantauan secara berkelanjutan, perkuat koordinasi, dan pastikan langkah-langkah antisipasi berjalan dengan baik,” tegasnya.

Masyarakat Diajak Laporkan Tanda Bahaya

Ia juga mendorong masyarakat agar melaporkan setiap indikasi potensi bahaya, seperti retakan tanah, luapan sungai atau pohon tumbang.

“Keselamatan masyarakat adalah yang utama. Dengan kewaspadaan dan kerja sama semua pihak, kita berharap potensi bencana dapat diantisipasi sedini mungkin,” pungkasnya. (*)

Baca juga: Berikut Jadwal Terbaru Penerbangan Perintis Susi Air 2026 ke Gayo Lues

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.