TRIBUNNEWS.COM, JAMBI - Seorang guru Sekolah Dasar (SD) di Jambi jadi korban penyekapan dan perampokan pada Selasa 3 Januari 2026 hingga mengalami trauma psikologis berat.
Guru SD 42/1 Lubuk Ruso, Kecamatan Pemayung, Kabupaten Batang Hari ini jadi korban kriminalitas di dalam sebuah mobil pribadi yang diduga travel gelap.
Video kondisi korban yang mengenakan seragam pegawai negeri sipil (PNS) dan tampak menangis histeris sempat beredar luas dan menyita perhatian publik.
Kejadian tersebut telah dilaporkan korban ke Polres Batang Hari pada Rabu (4/2/2026).
Kasih Humas Polres Batang Hari, Iptu Simbang Tetap, membenarkan bahwa laporan terkait peristiwa tersebut telah diterima pihak kepolisian.
"Laporan sudah masuk dan saat ini sedang ditangani oleh Polres Batang Hari," katanya.
Meski demikian, pihak kepolisian belum merinci secara detail kronologi kejadian maupun perkembangan penyelidikan lebih lanjut.
Baca juga: Selamat dari Perampokan, Daryanti Istri Purwanto Bos Sate Kambing Alami Luka Tusuk di Leher
Sementara itu, pihak keluarga korban masih belum bersedia menerima kunjungan awak media. Korban disebut masih mengalami syok berat akibat peristiwa yang dialaminya.
Ibu korban mengungkapkan kondisi anaknya hingga saat ini masih membutuhkan waktu untuk pemulihan.
" Anak saya ada di dalam, sedang tidur dan istirahat. Tadi juga sudah minum obat," ujarnya dengan suara bergetar sambil menangis.
Ia mengatakan keluarga belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut karena masih diliputi trauma mendalam atas kejadian tersebut.
Dari informasi yang dihimpun, peristiwa mencekam ini bermula saat korban bersama rekannya hendak pulang menuju Muara Bulian dan menunggu kendaraan di Simpang Lubuk Ruso.
Saat itu, sebuah mobil pribadi berhenti dan menawarkan tumpangan.
Namun, pelaku diduga melancarkan siasat dengan hanya mengizinkan korban untuk naik terlebih dahulu, sementara rekan korban dilarang masuk dengan alasan mobil sudah penuh.
Baca juga: Peran 9 Tersangka Penyekapan di Pondok Aren, Modus Jual Mobil dan Bertemu di Jagakarsa
Di dalam kendaraan tersebut, korban kemudian diduga menjadi korban penyekapan dan perampokan.
Para pelaku dilaporkan merampas sejumlah barang berharga milik korban, di antaranya satu unit ponsel iPhone dan uang tunai.