Pertama kabar Bruno Moreira yang dikabarkan absen lawan Bali United hingga Tavares minta pemain lupakan hasil manis putaran pertama.
1.Tavares Minta Persebaya Lupakan Kemenangan 5-2
Persebaya Surabaya akan menghadapi tantangan berat saat bertandang ke markas Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, pada Sabtu (7/2/2026) dalam lanjutan pekan ke-20 Super League 2025/2026.
Menjelang laga krusial ini, pelatih Persebaya Bernardo Tavares meminta anak asuhnya untuk tidak terbuai dengan kemenangan telak 5-2 atas Bali United pada pertemuan putaran pertama. Menurutnya, setiap pertandingan memiliki cerita dan situasi yang berbeda.
“Ya, itu hasil yang bagus. Menang dengan banyak gol tentu menyenangkan. Tapi setiap pertandingan itu berbeda,” ujar Tavares kepada media, termasuk Tribunmataraman.com
Pelatih asal Portugal itu mencontohkan bagaimana Persebaya sempat kalah 0-1 dari PSIM Yogyakarta di putaran pertama saat masih dilatih Eduardo Perez. Namun pada putaran kedua, justru mampu menang telak 3-0 ketika bermain tandang di bawah kepemimpinannya.
“Pertandingan sebelumnya tidak akan membantu kami di laga berikutnya. Tapi tentu saja kami tetap harus optimis untuk meraih tiga poin,” tegas Tavares.
Persebaya sendiri datang dengan kepercayaan diri tinggi. Sejak ditangani Bernardo Tavares, Bajol Ijo belum tersentuh kekalahan dalam tiga laga terakhir dengan catatan dua kemenangan dan satu hasil imbang. Catatan tersebut melengkapi rekor 12 pertandingan tanpa kekalahan secara beruntun, yang menjadi rekor unbeaten terpanjang musim ini, melampaui Borneo FC dan Malut United.
Meski demikian, Tavares menegaskan timnya harus tetap fokus dan mempersiapkan diri sebaik mungkin.
“Saat ini kami perlu memulihkan diri lebih dulu, lalu menyusun rencana yang baik dan berusaha tidak membuat banyak kesalahan. Mereka punya pemain-pemain bagus,” katanya.
Di sisi lain, Bali United juga datang dengan motivasi besar untuk bangkit setelah kalah 2-3 dari Persik Kediri pada laga terakhir. Serdadu Tridatu juga memperkuat skuadnya dengan mendatangkan sejumlah pemain asing baru di putaran kedua.
Namun Persebaya harus menghadapi laga ini dengan kondisi pincang. Tiga pemain dipastikan absen karena akumulasi kartu kuning, yakni Bruno Moreira, Milos Raickovic, dan Toni Firmansyah. Sementara itu, Bruno Paraiba masih dalam tahap pemulihan cedera, begitu pula dengan Gustavo Fernandes yang belum sempat menjalani debutnya.
Meski demikian, Tavares melihat kondisi ini sebagai peluang bagi pemain lain untuk membuktikan kualitasnya.
“Ini kesempatan bagi pemain lain untuk menunjukkan bahwa mereka telah berkembang. Kami akan bekerja keras dan mencoba meraih tiga poin. Kami harus tetap optimis,” pungkasnya.
2. Persebaya Pincang Hadapi Bali United
Persebaya harus tampil pincang tanpa empat pemain kuncinya saat menghadapi tuan rumah Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali Sabtu (7/2/2026) mendatang.
Tiga pemain absen pada laga pekan ke-20 Super League 2025/2026 ini karena akumulasi kartu, Bruno Moreira, Milos Raickovic, dan Toni Firmansyah.
Satu pemain lain, Bruno Paraiba yang sempat cetak gol laga debut, juga kemungkinan masih absen karena masa pemulihan cedera.
Striker asal Brasil itu sudah absen ketika Persebaya ditahan imbang 1-1 Dewa United (1/2/2026) di laga terakhir.
Satu pemain asing baru lainnya, Gustavo Fernandes yang memang belum sempat debut bersama Persebaya, juga dalam masa pemulihan cedera.
Bek tengah asal Brasil itu sudah absen dua pertandingan Persebaya sejak dikenalkan sebagai rekrutan baru putaran kedua.
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares tidak memungkiri absennya sejumlah pemain kunci, menggerus kekuatan timnya.
"Tapi ini bisa menjadi kesempatan pemain lain untuk menunjukkan bahwa mereka telah berkembang dan me
ningkat," kata Bernardo Tavares pada media termasuk surya.co.id
"Mereka hanya menunggu kesempatan. Mari kita lihat siapa yang tersedia atau tidak," tambahnya.
Jadwal yang mepet membuah Bernardo harus cepat mencari solusi terbaik.
Tantangan lainnya, Persebaya memiliki waktu istirahat dua hari lebih sedikit dibanding Bali United yang terakhir menjalani pertandingan 30 Januari 2026 lalu.
"Jadi pertandingan ini tidak akan mudah. Mereka memiliki pemain-pemain dengan kecepatan tinggi," jelas pelatih berusia 45 tahun itu.
"Kami harus memiliki rencana yang baik. Dan berusaha untuk tidak melakukan banyak kesalahan," tambah Bernardo Tavares.
Modal positif satu-satunya Persebaya menyambut laga ini, bekal kemenangan 5-2 dari Bali United di pertemuan putaran pertama saat bermain di Stadion GBT Surabaya.
Namun kekuatan Bali United putaran kedua ada ubahan, sejumlah pemain berkualitas didatangkan. Tim lebih kuat.
Bali United juga sedang dalam ambisi bangkit setelah laga terakhir kalah 3-2 dari Persik Kediri (30/1/2026).
"Jadi saya membayangkan mereka (Bali United) akan bermain keras dan tangguh melawan kami," kata Bernardo Tavares.
"Jadi kami perlu memiliki rencana yang sangat bagus, fokus yang sangat baik sejak menit pertama hingga akhir," pungkasnya (amn).
2. Kapten Bruno Moreira Absen
Kapten Persebaya, Bruno Moreira harus absen saat Persebaya menyambangi kandang Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali Sabtu (7/2/2026) mendatang.
Penyerang asal Brasil itu absen pada laga pekan ke-20 Super League 2025/2026 ini karena akumulasi kartu kuning yang terakhir ia dapat ketika Persebaya ditahan imbang 1-1 Dewa United (1/2/2026).
Nasib sama juga dialami dua pemain Persebaya lainnya, Milos Raickovic dan Toni Firmansyah.
"Saya tidak bisa main. Tapi saya mendoakan yang terbaik untuk para pemain agar bisa mendapatkan tiga poin lagi di sana," kata Bruno Moreira pada media termasuk Tribunmataraman.com
Ia menyadari laga ini tidak akan mudah. Bali United menatap putaran kedua dengan penambahan sejumlah pemain baru berkualitas.
Bruno Moreira juga menyadari ambisi bangkit Bali United setelah di laga terakhir digasak Persik Kediri 3-2.
Bali United juga tentu ingin membalas kekalahan 5-2 dari Persebaya di pertemuan putaran pertama saat bermain di Stadion GBT, Surabaya.
Dukungan suporter diyakininya juga menjadi penambah motivasi di lapangan.
"Kami tahu pertandingan tandang berbeda, sejarahnya berbeda," jelasnya.
Meski tidak mudah, pemain berusia 26 tahun itu tetap yakin dengan kemampuan rekan setimnya.
"Dan ya, kami perlu bekerja keras untuk mendapatkan hasil terbaik di sana," pungkas Bruno Moreira (amn).
(tribunmataraman.com)