Jakarta (ANTARA) - Sejumlah berita kriminal dan pengamanan yang terjadi di wilayah DKI Jakarta pada Rabu (4/2), mulai dari Polda Metro Jaya mengungkap penyebab tawuran di Jakarta hingga laporan dugaan logo Nahdlatul Ulama (NU) yang diedit di media sosial.
Berikut berita selengkapnya yang masih menarik untuk dibaca kembali.
Polda Metro Jaya ungkap penyebab tawuran di Jakarta
Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya mengungkapkan penyebab aksi tawuran yang seringkali terjadi di Jakarta berawal dari hal sepele.
"Hal sepele seperti memaki, aksi saling serang di jalanan, atau perebutan wilayah nongkrong bisa menjadi sumbu ledak," kata Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Iman Imanuddin saat konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Rabu.
Berita selengkapnya klik di sini
105 pelaku tawuran ditangkap
Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya telah menangkap sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah Jakarta selama bulan Januari 2026.
"Kami telah mengamankan 105 orang. 14 orang diamankan oleh Tim Polda Metro Jaya, kemudian 91 orang diamankan oleh tim yang dibentuk di Polres-Polres yang berada di jajaran wilayah hukum Polda Metro Jaya," kata Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Iman Imanuddin saat ditemui di Jakarta, Rabu.
Berita selengkapnya klik di sini
Polisi tangkap dua pencuri motor di Pademangan
Petugas Kepolisian menangkap dua pencuri motor berinisial WP (43) dan MR (26) dari tiga pelaku yang melakukan aksi pencurian di wilayah Pademangan, Jakarta Utara.
Para pelaku menjual motor hasil curiannya tersebut untuk membeli narkoba. "Kami baru menangkap dua pelaku dan satu pelaku masih buron,” kata Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Pademangan AKP Muhaiyin Ikhsan di Jakarta, Rabu.
Berita selengkapnya klik di sini
Edarkan puluhan etomade, dua wanita ditangkap di Jakbar dan Tangerang
Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya mengungkap kasus tindak pidana narkotika jenis etomade dengan total barang bukti sebanyak 82 pcs dari tangan dua wanita di Jakarta Barat dan Tangerang.
Kepala Unit (Kanit) Unit 1 Subdirektorat Subdit 3 Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya AKP Ari Purwanto menjelaskan, pengungkapan tersebut dilakukan pada Senin(2/1) dan Selasa (3/1).
Berita selengkapnya klik di sini
Polda Metro Jaya benarkan adanya laporan dugaan logo NU yang diedit
Polda Metro Jaya membenarkan adanya laporan polisi terkait dugaan logo organisasi keagamaan Nahdlatul Ulama (NU) yang diedit oleh seseorang dan selanjutnya diunggah di media sosial.
"Benar, dilaporkan pada Selasa (3/2) sekira pukul 20.00 WIB," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.
Berita selengkapnya klik di sini







