TRIBUN-MEDAN.com - Polemik kasus keluarga Denada terus bergulir meski pengakuan akan status anak kandung terhadap Ressa Rizky Rossano sudah dilakukan.
Terbaru, Enciro Tambunan adik Denada membongkar fakta soal kebaikan ibunda kalah Ressa menjadi sopir diberikan kamar tidur.
Sayanganya pernyataan tesebut langsung dibantah tegas oleh kuasa hukum Ressa, yakno Ronald Armada melansir dari Tribunjatim.com, Rabu (4/2/2026).
Ronald Armada memperlihatkan tempat tidur yang dimaksud tersebut lewat sebuah video.
Pria yang masih memiliki hubungan keluarga dengan Denada ini meminta publik untuk menyimpulkan sendiri apakah tempat tidur tersebut mirip gudang atau tidak.
"Jadi kalau saya ngomong gudang, ini gudang. Nanti netizen yang menilai ya, saya tidak tambahi tidak saya kurangi," ujar Ronald sambil menunjukkan sebuah video kondisi kamar yang ditempati Ressa itu, dikutip dari YouTube Sambel Lalap, Rabu (4/2/2026), via Tribunnews.
"Yang ada cuma tempat tidur ya, enggak ada televisi, enggak ada kulkasnya itu," imbuh Ronald.
Dirinya tampak kesal dengan kebohongan Rico, adik Denada.
Apalagi, Rico sendiri yang meminta keluarga Ressa untuk memviralkan kasus sang kakak.
"Makanya Rico, kalau mau you macam-macam sudah keluar, nanti kita buktikan. Bahasa tubuh ini nggak bisa dibohongi. Makanya kalau berbohong begitulah," cecar Ronald.
"Jangan begitulah, kalau memang mbakmu itu salah, katakan salah gitu loh," bebernya.
Ronald menegaskan, munculnya langkah hukum yang kini ditempuhnya bersama Ressa merupakan ide dari Rico, adik Denada.
"Saya tarik ke persoalan hukum ya, salah satu dasar untuk mentrigger saya mengajukan gugatan itu salah satunya statementnya Rico."
"Jadi mama itu (Mama Ratih, ibu angkat Ressa) sempat telepon Rico. Bahwa 'Le ini tante enggak bisa komunikasi sama mbakmu, diblokir. Kok ada masalah begini. Nanti kalau kamu enggak selesaikan, nanti viral'," tutur Ronald menirukan ucapan Ratih pada Rico.
Menjawab itu, Rico disebut justru cuek dengan upaya keluarga Ressa membongkar masa lalu Denada.
"Jawabannya Rico apa, 'Viralkan saja tante, wong itu bukan pejabat kok'," seloroh Ronald.
Penyanyi Denada masih jadi sasaran kemarahan publik meski sudah mengakui Ressa Rizky Rossano adalah anak kandungnya yang dititipkan selama 24 tahun.
Adapun melihat Denada terus dihujat, Enrico Tambunan sang adik memberikan pembelaan.
Melalui akun instagram pribadinya @enricotambunan, Rabu (4/2/2026) Enrico meminta publik menahan diri dan melihat persoalan ini dengan empati, terutama pada posisi Denada sebagai seorang ibu.
Rico mengaku sedih saat membaca komentar warganet yang justru datang dari sesama perempuan, termasuk ibu-ibu dan single mom.
Baginya, situasi ini semestinya memantik empati, bukan penghakiman.
“Kalau baca komen, saya agak sedih kalau ngelihat perempuan, ibu-ibu, single mom,” kata Rico.
“Karena saya berpikir, seharusnya ini berempati dengan seorang ibu yang merawat anaknya, apa pun kesalahan dia di belakang,” imbuhnya.
Rico menilai sasaran kemarahan publik seharusnya bukan Denada.
Menurutnya, ada sosok laki-laki yang justru luput dari sorotan, padahal perannya besar dalam kisah yang membuat kakaknya menanggung beban hingga harus berpisah dengan Ressa sejak 2002.
“Menurut saya, ada seorang ibu yang disakiti oleh seorang laki-laki, tapi yang dihujat, diboikot yang ini,” ungkapnya.
“Sudah kakak saya ditinggalin, harus menanggung beban luar biasa, sekarang dijatuhkan lagi, bukan dilindungi,” lanjutnya.
Rico juga mengungkapkan bahwa dirinya baru mengetahui Ressa adalah anak kandung Denada pada pertengahan 2025. Sejak saat itu, ia berusaha mencari tahu siapa ayah biologis Ressa. Namun, upaya tersebut kerap mentok karena reaksi emosional sang kakak.
“Saya hanya bisa menebak-nebak siapa kakak saya waktu itu lagi deket sama siapa,” kata Rico.
“Karena saya tidak di Indonesia, saya tidak tahu persis,” imbuhnya.
Situasi itu pula yang membuat Rico kecewa ketika mendengar pernyataan tantenya, ibu Ratih, yang selama ini merawat Ressa. Rico merasa sang tante terkesan mengetahui sosok ayah kandung Ressa, tetapi memilih diam dan justru melontarkan kritik keras kepada Denada.
“Kalau memang tante tahu, harusnya tante serang orang itu, bukan serang keponakan sendiri. Itu kalau menurut saya,” ujar Rico.
“Saya hanya bisa memohon tante dan teman-teman semua berpikir secara lebih holistik, dan bisa lebih mengerti situasi, seorang yang sudah disakiti dengan luar biasa,” tuturnya.
(*/ Tribun-medan.com)