Dalang yang Bikin Ressa Rossano Viralkan Denada Ibu Kandungnya Terungkap, Kebohongan Rico Terkuliti
February 05, 2026 08:39 AM

BANJARMASINPOST.CO.ID - Dalang yang membuat Ressa Rizky Rossano akhirnya memviralkan jika penyanyi Denada adalah ibu kandungnya terungkap.

Ternyata, sosok yang membuat Ressa Rizky Rossano muncul itu adalah adik Denada, Enrico Tambunan.

Awalnya, rihak Ressa Rizky Rossano diwakili kuasa hukumnya menuding klarifikasi adik Denada, Enrico Tambunan hanyalah kebohongan semata.

Memang, baru-baru ini Enrico muncul melalui sebuah video di unggahan media sosialnya, menanggapi kisruh penelantaran anak yang menyeret nama Denada dan juga mendiang ibunya, Emilia Contessa.

Pria yang akrab disapa Rico itu menyesalkan tindakan pihak Ressa yang seolah menjelek-jelekkan mendiang Emilia yang telah tiada.

Dalam pernyataannya, Rico mengklarifikasi sejumlah tuduhan miring yang dialamatkan pada Emilia Contessa.

Baca juga: Diakui Denada Sebagai Anak, Satu-persatu Masa Lalu Ressa Rizky Rossano Terekspose: Status Duda

Termasuk soal gudang yang dikeluhkan pihak Ressa digunakan sebagai kamar untuk Ressa tinggal semasa kecil, saat masih bekerja sebagai sopir Emilia.

Dikatakan Rico, kamar itu bukan gudang melainkan paviliun yang juga dilengkapi dengan televisi, tempat tidur, dan juga kulkas.

Menanggapi pernyataan Rico, kuasa hukum sekaligus kakak ipar Ressa, Ronald Armada naik pitam.

Sembari menunjukkan kamar yang ditinggal Ressa kala itu, Ronald menegaskan apa yang diungkapkan Rico hanyalah bohong.

"Jadi kalau saya ngomong gudang, ini gudang. Nanti netizen yang menilai ya, saya tidak tambahi tidak saya kurangi," ujar Ronald sambil menunjukkan sebuah video kondisi kamar yang ditempati Ressa itu, dikutip dari YouTube Sambel Lalap, Rabu (4/2/2026).

Tampak ruangan kecil dengan sebuah tempat tidur di bawah, juga sebuah kamar mandi saja.

Ruangan itu juga terlihat kurang terurus.

"Yang ada cuma tempat tidur ya, enggak ada televisi, enggak ada kulkasnya itu," imbuh Ronald.

Dia nampak kesal dengan kebohongan Rico.

Apalagi, Rico sendiri yang meminta keluarga Ressa untuk memviralkan kasus sang kakak.

"Makanya Rico, kalau mau you macam-macam sudah keluar, nanti kita buktikan. Bahasa tubuh ini nggak bisa dibohongi. Makanya kalau berbohong begitulah," cecar Ronald.

"Jangan begitulah, kalau memang mbakmu itu salah, katakan salah gitu loh," bebernya.

Ronald menegaskan, munculnya langkah hukum yang kini ditempuhnya bersama Ressa merupakan ide dari Rico, adik Denada.

"Saya tarik ke persoalan hukum ya, salah satu dasar untuk mentrigger saya mengajukan gugatan itu salah satunya statementnya Rico."

"Jadi mama itu (Mama Ratih, ibu angkat Ressa) sempat telepon Rico. Bahwa 'Le ini tante enggak bisa komunikasi sama mbakmu, diblokir. Kok ada masalah begini. Nanti kalau kamu enggak selesaikan, nanti viral'," tutur Ronald menirukan ucapan Ratih pada Rico.

Menjawab itu, Rico disebut justru cuek dengan upaya keluarga Ressa membongkar masa lalu Denada.

"Jawabannya Rico apa, 'Viralkan saja tante, wong itu bukan pejabat kok'," seloroh Ronald.

Pernyataan Enrico Tambunan

Sebelumnya, lewat unggahan Instagram-nya, adik Denada itu meminta Om dan tantenya, Dino dan Ratih agar tidak melibatkan mendiang ibundanya dalam permasalahan sang kakak dengan Ressa.

"Mungkin kalau boleh saya pakai bahasa saya kepada Om Dino dan Tante Ratih, aku mohon yang pertama, tolong jangan bawa-bawa nama Mama saya lagi," ujarnya dikutip Selasa (3/2/2026).

Pria yang akrab disapa Rico ini, pun meminta Dino dan Ratih untuk mengingat kembali jasa Emilia Contessa untuk keluarga besar semasa hidupnya.

PUNYA CUCU - Kolase Denada dan Ressa Rizky Rossano dicapture Selasa (3/2/2026). Denada jadi nenek, Ressa akui pernah menikah dan punya momongan.
PUNYA CUCU - Kolase Denada dan Ressa Rizky Rossano dicapture Selasa (3/2/2026). Denada jadi nenek, Ressa akui pernah menikah dan punya momongan. (YouTube/Curhat Bang Denny Sumargo/Instagram denadaindonesia)

"Tolong diingat aja jasa-jasanya dia sama keluarga besar, sama semua yang ada dalam keluarga kami," sambungnya.

Menurut adik Denada itu, sangat tidak patut apabila nama ibundanya masih dikait-kaitkan dengan permasalahan sang kakak dengan Ressa.

"Kayaknya sangat menyedihkan kalau mama saya dibawa-bawa dan dijelek-jelekan hanya karena adanya sebuah perseteruan begitu," tuturnya.

Pada awalnya, Enrico Tambunan memilih diam saat kakaknya terlibat konflik dengan Ressa Rosano.

Namun setelah permasalahan Denada dan Ressa viral hingga menjadi konsumsi publik, Enrico pun didesak oleh keluarga besarnya untuk melakukan klarifikasi.

"Saya membuat video ini karena diminta dan didesak oleh keluarga besar kami, keluarga besar Bapak Hasan Ali, paling tidak tiga anak atau menantu beliau berbicara kepada saya secara pribadi, juga cucu-cucu beberapa banyak yang berbicara kepada saya secara pribadi dan minta saya untuk jangan diam saja," akunya.

Terlebih pada akhirnya, nama mendiang ibudanya pun ikut terseret dalam pusaran konflik pelantun tembang Pitik Gemoy ini.

Atas hal itu keluarga besar pun mendesak Enrico untuk memberikan klarifikasi dan meminta agar nama mendiang Emilia tidak dikait-kaitkan dalam permasalahan tersebut.

"Jadi kayaknya kurang fair kalau sekarang karena ada perseteruan lalu mau mendapatkan simpati masyarakat Sehingga nama mama saya yang di dijelek-jelekkan begitu," tukasnya.

Enrico menyesalkan, nama ibunya yang sudah meninggal ikut terbawa dalam polemik penelantaran anak ini.

Apalagi, dalam sejumlah pengakuan pihak Ressa Rizky Rossano, putra Denada, yang dinilai Rico, sapaan akrabnya tidak sesuai dengan fakta.

Rico menyebut, semasa hidup, Emilia tak pernah membeda-bedakan sikap terhadap Ressa dan anggota keluarga lainnya.

Bahkan menurutnya, Ressa menjadi salah satu anak yang dispesialkan oleh mendiang sang ibu.

"Kalau kita berbicara secara jujur gitu, bisa kelihatan sekali kok kalau mama saya itu sangat menyayangi semua anggota keluarga besar kami, termasuk Ressa juga gitu," ungkap Rico, dikutip dari YouTube STAR 7 Channel, Selasa (3/2/2026).

"Jadi dia orang yang selalu memikirkan keluarganya," imbuhnya.

Lebih lanjut, Enrico turut mengeklaim Ressa juga sering diajak jalan-jalan ke luar negeri.

Emilia juga selalu mengingat namanya sebagai keluarga yang harus diberi buah tangan.

"Kalau misalnya jalan-jalan ke luar negeri, atau ke tempat saya (Australia), Ressa nama yang ada dan beberapa nama lain, itu selalu dikasih. Harus dikasih belanja untuk Ressa. Pokoknya kesayangan-kesayangan Mama," tukas Rico.

Rico menyinggung potret Ressa yang ikut jalan-jalan ke luar negeri.

"Temen-temen kalau mau lihat di media sosial saya juga Ressa itu diajakin jalan-jalan ke luar negeri. Jalan-jalannya juga yang lebih jauh (bukan negara tetangga)."

"Jadi untuk gambaran yang dikatakan kayak Ressa tuh dikecilkan sekali, enggak kok. Mama saya amat sayang kepada Ressa maupun semua generasi muda di keluarga kami," bebernya.

Soal Ayah Kandung Ressa

Enrico Tambunan adik Denada buka suara soal sosok ayah kandung Ressa Rizky Rossano.

Dia ikut berbicara setelah Denada  mengakui bahwa Ressa Rizky Rossano adalah anak kandungnya. 

Lantas, Enrico menyinggung soal ayah Ressa yang disebut tidak bertanggung jawab dan tega meninggalkan sang kakak.

Memang, Denada akhirnya muncul dan mengakui bahwa Ressa Rizky Rossano adalah anak kandungnya. Denada juga meminta maaf kepada putranya tersebut karena baru sekarang buka suara.

Enrico tampak membela sang kakak yang menurutnya terlalu disudutkan dan singgung soal ayah kandung Ressa.

Dia menyebut kakaknya adalah korban dari ayah Ressa yang tidak bertanggung jawab. 

Menurutnya, pihak yang seharusnya disalahkan adalah ayah biologis Ressa.

Enrico sendiri mengaku baru mengetahui bahwa Ressa anak kandung Denada pada Juni 2025 lalu. 

Ia mengetahui hal ini dari tante Denada, yakni Ratih, yang selama ini merawat Ressa sejak bayi hingga dewasa.

Akan tetapi setelah itu dirinya sudah tidak lagi bisa berkomunikasi dengan Ratih. 

Ia berusaha menghubungi tantenya itu namun tak kunjung mendapatkan respon.

Dalam videonya, pria yang tinggal di Australia itu mengaku sangat sedih saat mendengar pengakuan Ratih di podcast. 

Ibu angkat Ressa itu mengaku tahu betul siapa bapak kandung Ressa namun tidak mau mengatakannya.

"Saya sungguh sangat amat sedih karena waktu saya nonton podcast tante mengatakan tante tahu siapa bapaknya, tapi tante tidak mau omongin," lanjutnya.

Setelah itu, Ratih tidak menjelaskan secara detail tentang Ressa dan tidak mengatakan siapa ayahnya.

"Juni 2025 saya baru dijelaskan sama tante, waktu itu dia tidak mau menjelaskan lagi," katanya.

Enrico juga sudah bertanya langsung kepada Denada tentang siapa ayah Ressa. Lantas apa jawaban Denada?

Denada hanya menjawab lewat emosinya. Denada sepertinya sakit hati pada pria yang tak bertanggung jawab itu.

Kakaknya tersebut langsung menunjukkan raut wajah sedih bercampur emosi dan tidak mau membicarakannya lagi. 

Menurutnya, kakaknya tersebut seperti menunjukkan gejala post traumatic stress disorder (PTSD) atau gangguan stres pascatrauma.

"Tapi setiap kali saya mencoba membawa omongan itu ke kakak saya, kakak saya sangat amat sedih langsung. Seperti orang yang PTSD, langsung seperti orang yang mukanya sedih, campur marah, nggak mau omongin," jelas Enrico.

Karena hal itu, ia pun tak lagi menanyakan hal tersebut kepada kakaknya. 

Menurutnya, Denada masih merasakan sakit hati yang luar biasa akibat ditinggalkan oleh lelaki yang tidak bertanggung jawab tersebut.

"Seperti ada rasa sakit hati yang luar biasa, setiap saya mencari tahu siapa ayahnya," imbuhnya.

Lebih lanjut, Enrico juga kecewa dengan tantenya yang kini justru seolah menyudutkan Denada. Padahal, jika Ratih mengetahui siapa sebenarnya ayah Ressa, maka pihak yang seharusnya diminta tanggung jawab dan nafkah adalah lelaki tersebut.

"Kekecewaan saya yang luar biasa, kalau di podcast itu tante bilang tahu siapa bapaknya, kenapa yang tante serang adalah malah keponakan sendiri, bukan orang lain, yang justru dialah bapaknya, dia lah harusnya yang memberikan nafkah utama, kalau menurut saya, yang bertanggung jawab," jelasnya.

Enrico juga menyebut bahwa Denada adalah korban dari pria yang pergi meninggalkannya begitu saja saat kakaknya itu hamil. Kini kakaknya pula yang harus menanggung semua beban itu sendirian.

"Sekarang sudah kakak saya ditinggalin, kakak saya harus menanggung beban yang luar biasa, dan sekarang dijatuhkan lagi, bukan malah dilindungi," ungkapnya.

Pria bernama lengkap Enrico Whenry Rizky Tambunan ini menuntut Ratih untuk mengungkap siapa ayah biologis Ressa. Ia juga seharusnya meminta pertanggungjawaban dari sosok pria tersebut.

Enrico sendiri mengaku hanya bisa menebak-nebak siapa sosok pria yang tega meninggalkan sang kakak dan Ressa. Namun ia tidak tahu pasti siapa sosok tersebut.

"Saya hanya bisa menebak-nebak waktu itu kakak saya lagi deket sama siapa. Dan karena saya tidak di Indonesia, jadi saya tidak tahu persis," katanya.

"Jadi kalau memang tante tahu, tante serang orang itu, jangan serang keponakan sendiri," tegasnya. 

(Banjarmasinpost.co.id/Tribunnews.com)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.