Apa Kabar Wisata Kereta Gantung Surabaya? Komisi C DPRD Surabaya Tagih Janji 
February 05, 2026 12:05 PM

 

SURYA.co.id SURABAYA – Apa kabar rencana Pembangunan kereta gantung di Surabaya? Anggota Komisi C DPRD Surabaya Buchori Imron menagih realisasi Pemkot Surabaya tersebut, termasuk mengembangkan potensi laut Surabaya sebagai salah satu destinasi wisata unggulan.

Demikian juga rencana kereta gantung yang nyaris terwujud namun gagal karena pandemi covid.

"Semua sudah senang saat salah satu BUMN menyanggupi merealisasikan kereta gantung di Suramadu. Bisa merasakan sensasi serunya menikmati pantai Surabaya dari ketinggian. Tapi gagal," kata Buchori, Kamis (5/2/2026).

Kereta Gantung Sudah Dipesan

Padahal tiang pancang sudah disiapkan. Hingga unit kereta gantung juga sudah dipesan dari China. Namun semua gagal. Kereta gantung ini dikerjakan oleh PP Properti (BUMN).

Impian warga untuk menikmati Suramadu dari ketinggian hingga Pantai Kenjeran dan Jembatan Suroboyo harus dipendam. Namun impian kedua itu dimungkinkan masih ada.

Baca juga: Rencana Wisata Kereta Gantung di Atas Pantai Suramadu Surabaya Tinggal Mimpi. Ini Penyebabnya 

Asal Pemkot serius mengembangkan potensi pesisir Surabaya menjadi destinasi wisata. Punya komitmen kuat untuk merealisasikannya. Bisa dengan APBD atau non APBD.

Buchori yang wakil rakyat dari PPP itu mendesak agar Pemkot Surabaya lebih serius mengoptimalkan potensi wilayah pesisir Surabaya. "Diperluas rute kereta gantungnya hingga wisata mangrove Surabaya," kata Buchori.

Sejumlah Warga Bahkan Sudah Digusur

Dia menyayangkan karena ada rencana proyek kereta gantung itu, sejumlah warga di lokasi Tambak Wedi juga sudah kena gusur. Ternyata gagal. Tidak ada kelanjutannya.

Dia mengingatkan Pemkot agar konsisten dalam pengembangan wisata. Wilayah pesisir Surabaya, Surabaya Utara hingga Surabaya Timur membentang laut. Wilayah ini bahkan sudah diploting untuk destinasi wisata perairan.

Jangan salahkan jika warga pesisir sampai saat ini masih belum bisa maju. Sebab wilayah pesisir juga belum digarap optimal. Daerah pesisir juga sulit maju karena supporting infrastruktur dan pengembangan belum maksimal.

Banyak potensi yang bisa dikembangkan di pesisir Surabaya untuk wisata. Dengan keberadaan Pantai Kenjeran, Jembatan Suroboyo, dan Sentra Ikan Bulak belum memberi manfaat nyata bagi warga.

Ekonomi juga belum optimal bergerak sesuai harapan. Buchori mendesak agar Pemkot totalitas dan serius menggarap wilayah pesisir menjadi destinasi wisata perairan.

"Saya meyakini bisa Surabaya jadi jujugan wisata. Bukan hanya tempat singgah lalu menikmati wisata di Banyuwangi atau Malang," kata Buchori.

Pemkot sendiri dikatakan mempunyai lahan di tepian pantai. Dengan luasan mencapai hektaran. Salah satunya di Tambakwedi yang berhadapan langsung dengan laut. Begitu juga di Bulak Banteng.

"Semua bisa dioptimalkan untuk wisata agar tidak jadi lahan tidur. Kita mendorong pengembangan kawasan pesisir untuk wisata berkelas tidak hanya di tataran konsep," kata Buchori. 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.