TRIBUNJAKARTA.COM - Video yang merekam momen, mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan bertemu tiga anggota Intel TNI di sebuah rumah makan di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah viral di media sosial.
Di media sosial, beredar narasi yang menyebut Anies Baswedan sedang diawasi.
Berikut 5 fakta penting dalam peristiwa tersebu:
Pertemuan tersebut terjadi saat Anies Baswedan berada di Karanganyar pada Senin (2/2/2025).
Video interaksi itu diunggah pada hari yang sama dan dengan cepat menyebar luas di berbagai platform media sosial.
Momen Anies Mengajak Foto Bersama
Dalam video berdurasi 46 detik tersebut, Anies Baswedan terlihat tengah berfoto dengan tiga pria.
Pada bagian awal video tertulis narasi, "Anies diintil Intel Karanganyar, malah diajak poto bareng".
Anies tampak menyadari keberadaan ketiga pria tersebut dan memilih merespons dengan candaan.
Ia mengajak mereka berfoto sambil berkata, "ayo foto bareng yang tugas malah nggak kefoto, daripada sembunyi-sembunyi to, kita enakan foto bareng, mas,".
Salah satu pria berbaju merah kemudian mengatakan,"Saya tadi habis kegiatan," yang langsung disela Anies dengan nada bercanda, " halah ojo ngono, saya kemana-mana sering ditemeni,".
Di akhir video, Anies Baswedan menyampaikan ucapan terima kasih sekaligus menitipkan salam.
"Terima kasih dijagain, salam buat komandanya," ujar Anies.
Hingga pukul 18.45 WIB, unggahan video tersebut telah disukai oleh 50,3 ribu akun, mendapat 5.602 komentar, diposting ulang sebanyak 4.234 kali, serta dibagikan 19,1 ribu kali.
Kodam IV/Diponegoro buka suara terkait video viral Anies Baswedan yang berfoto bersama anggota intelijen dari Kodim Karanganyar.
Video tersebut viral lantaran ada tiga anggota intelijen yang diketahui Anies saat makan di sebuah restoran.
Menanggapi kabar viral tersebut, Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IV/Diponegoro Kolonel Inf Andy Soelistyo membenarkan bahwa tiga pria yang berfoto bersama Anies Baswedan merupakan anggota intelijen dari TNI.
"Sehubungan dengan beredarnya video Bapak Anies Baswedan yang berfoto dengan orang yang disebutkan dalam video sebagai anggota intel Kodim dan Korem, kami sampaikan penjelasan bahwa dari hasil pendalaman yang kami lakukan, benar tiga orang yang berfoto dengan Bapak Anies dalam video tersebut adalah anggota intel Kodim Karanganyar," kata Andy dalam rilisnya, Rabu (4/2/2026).
Andy menjelaskan, pertemuan antara anggotanya dengan Anies Baswedan terjadi di Warung Soto Mbok Giyem, Kabupaten Karanganyar.
Menurutnya, keberadaan tiga anggota tersebut murni untuk makan siang.
"Saat dikonfirmasi, anggota menyampaikan bahwa keberadaan mereka di sana murni untuk makan siang setelah menghadiri rapat pemantauan wilayah dan tidak mengetahui bahwa Bapak Anies juga akan makan siang di tempat yang sama," ujarnya.
Ia menambahkan, kehadiran Anies Baswedan di warung tersebut bersifat kebetulan.
"Secara kebetulan, Bapak Anies hadir di Warung Mbok Giyem. Kemudian ketiga anggota tersebut diajak berfoto bersama oleh Bapak Anies. Jadi sekali lagi kami sampaikan bahwa benar ketiga orang tersebut adalah anggota intel Kodim Karanganyar yang saat itu sedang makan siang, dan secara kebetulan Bapak Anies juga mendatangi warung tersebut lalu mengajak berfoto bersama," katanya.
Andy menegaskan, tidak ada kepentingan dari anggotanya untuk mengawasi kegiatan Anies Baswedan.
Baca juga: Momen Anies Baswedan Ketahui Keberadaan Intel di Karanganyar, Ajak Foto Lalu Titip Salam ke Komandan
Ia menyatakan bahwa status Anies saat ini adalah warga masyarakat biasa.
"Poin penting yang kami sampaikan di sini, tidak ada kepentingan dari ketiga anggota tersebut untuk mengawasi kegiatan Bapak Anies. Kami sampaikan pula bahwa saat ini Bapak Anies merupakan masyarakat biasa. Demikian klarifikasi terkait video viral yang beredar," tutupnya.
Baca juga: Jakarta Masih Banjir, BPBD Ungkap Fungsi Sumur Resapan Warisan Anies Baswedan
Baca juga: Pengamat Nilai Kritik ke Pramono Tak Sesadis ke Anies dan Jokowi soal Banjir Jakarta, Ini Alasannya
Baca juga: Tak Pakai Cara Anies Tangani Banjir, Ini Alasan Pramono Pilih Modifikasi Cuaca Meski Dikritik Walhi