Pahit Dirasakan Ressa, Tetap jadi Sopir Emilia Contessa Meski Tahu Identitasnya Anak Denada: Hancur
February 05, 2026 01:27 PM

 

SRIPOKU.COM - Berat perjuangan Ressa Rizky Rossano sebelum akhirnya berani mengungkap fakta soal jati dirinya sebagai anak Denada.

Ressa Rizky Rossano menceritakan saat pernah menjadi sopir Emilia Contessa meski tahu identitasnya.

Ressa yang sudah tahu bahwa dirinya anak kandung Denada, sebenarnya merasa sedih ketika Emilia memintanya menjadi sopir.

"Sudah tahu (Emilia neneknya), hancur pasti," ucap Ressa di Pagi pagi Ambyar.

"(Tapi) karena Ressa harus membayar cicilan (mobil) juga, jadi Ressa fokus ke sana aja, kerja aja," ungkapnya.

Diakui Ressa, uang itu sebenarnya tidak cukup untuk membayar cicilan mobil. Walaupun dia juga sambil bekerja sebagai pengemudi kendaraan online di Banyuwangi. 

Menurut Ronald Armada, kakak ipar dan kuasa hukum Ressa, saat itu Emilia sedang mencalonkan diri sebagai anggota Dewan, dan mempekerjakan Ressa sebagai sopir dengan gaji Rp 2 juta per bulan. 

"Rp 2 juta per bulan," ungkap Ronald di Curhat Bang Denny Sumargo.

"Secara garis besar bahwa itu memang dia digaji, biar nanti tidak ada kesalahan persepsi dari publik, seakan-akan budenya sudah menafkahi dia," jelasnya.

PERMINTAAN RESSA RIZKY - Kolase. Usai Denada mengakui secara terbuka bahwa Ressa adalah anak kandungnya, pemuda asal Banyuwangi berusia 24 tahun itu menyampaikan keinginannya untuk bertemu sang ibu. Ressa mengaku selama ini tidak tinggal bersama Denada dan merasa tidak mendapatkan kasih sayang yang utuh.
PERMINTAAN RESSA RIZKY - Kolase. Usai Denada mengakui secara terbuka bahwa Ressa adalah anak kandungnya, pemuda asal Banyuwangi berusia 24 tahun itu menyampaikan keinginannya untuk bertemu sang ibu. Ressa mengaku selama ini tidak tinggal bersama Denada dan merasa tidak mendapatkan kasih sayang yang utuh. (Instagram)

 

Adik Denada bantah ibunya manfaatkan Ressa

Adik Denada, Enrico Tambunan muncul dan menyatakan bahwa tujuan ibunya mempekerjakan Ressa bukan karena ingin mendapatkan tenaga dengan biaya murah.

Menurut Enrico, itu adalah cara ibunya mendidik anak, cucu, keponakan untuk lebih bertanggung jawab.

"Dia mau mengajarkan kepada anaknya, cucu-cucunya, keponakan-keponakannya, untuk rajin bekerja," tutur Rico di akun @enricotambunan.

Tujuan utama mendiang ibunya mempekerjakan Ressa sebagai sopir adalah untuk mengajarkannya rajin bekerja.

"Yang dia mau adalah ngajakin keluarganya kerja kecil-kecilan, sedikit-sedikit, sehingga mendapatkan gaji, memang gajinya sedikit, tapi tujuannya bukan untuk mempekerjakan," jelas Enrico.

"Tujuannya supaya 'hei, enak kan kalau dapat upah, makanya kerja lebih rajin, selesaiin sarjananya, sehingga nanti kamu bisa dapat kerja yang benar, dan mendapatkan masa depan lebih baik,'" imbuhnya.

Rico mengatakan, agar niat baik ibunya tak diputar balikkan faktanya, karena ibunya sudah tidak ada untuk memberikan pembelaan diri.

"Secara tulus, itu adalah niat baik mama saya, tidak ada dia berniat jahat sama keluarga besarnya," tutur Rico.

 Adik Denada Soal Kamar Tidur Pemberian Emilia Contessa

Di sisi lain Ressa Rizky Rossano menampik pernyatan Enrico Tambunan soal kamar tidur yang diberikan almarhumah Emilia Contessa sewaktu dirinya kerja sebagai sopir.

Melalui kuasa hukumnya, Ronald Armada, pemuda yang belakangan diketahui merupakan anak kandung artis Denada Tambunan itu menegaskan kamar tidur pemberian Emilia Contessa menyerupai gudang.

Ronald lantas memperlihatkan tempat tidur yang dimaksud.

Pria yang masih memiliki hubungan keluarga dengan Denada ini meminta publik untuk menyimpulkan sendiri apakah tempat tidur tersebut mirip gudang atau tidak.

"Jadi kalau saya ngomong gudang, ini gudang. Nanti netizen yang menilai ya, saya tidak tambahi tidak saya kurangi," ujar Ronald sambil menunjukkan sebuah video kondisi kamar yang ditempati Ressa itu, dikutip dari YouTube Sambel Lalap, Rabu (4/2/2026).

"Yang ada cuma tempat tidur ya, enggak ada televisi, enggak ada kulkasnya itu," imbuh Ronald.

Dia nampak kesal dengan kebohongan Rico.

Apalagi, Rico sendiri yang meminta keluarga Ressa untuk memviralkan kasus sang kakak.

"Makanya Rico, kalau mau you macam-macam sudah keluar, nanti kita buktikan. Bahasa tubuh ini nggak bisa dibohongi. Makanya kalau berbohong begitulah," cecar Ronald.

"Jangan begitulah, kalau memang mbakmu itu salah, katakan salah gitu loh," bebernya.

Ronald menegaskan, munculnya langkah hukum yang kini ditempuhnya bersama Ressa merupakan ide dari Rico, adik Denada.

"Saya tarik ke persoalan hukum ya, salah satu dasar untuk mentrigger saya mengajukan gugatan itu salah satunya statementnya Rico."

"Jadi mama itu (Mama Ratih, ibu angkat Ressa) sempat telepon Rico. Bahwa 'Le ini tante enggak bisa komunikasi sama mbakmu, diblokir. Kok ada masalah begini. Nanti kalau kamu enggak selesaikan, nanti viral'," tutur Ronald menirukan ucapan Ratih pada Rico.

Baca juga: Giliran Ressa Rizky Rossano yang Dituding Telantarkan Anak, Dini Ungkap Aib Anak Denada Nafkah

Menjawab itu, Rico disebut justru cuek dengan upaya keluarga Ressa membongkar masa lalu Denada.

"Jawabannya Rico apa, 'Viralkan saja tante, wong itu bukan pejabat kok'," seloroh Ronald.

Sebelumnya, Rico baru-baru ini muncul melalui sebuah video di unggahan media sosialnya.

Ia menanggapi kisruh penelantaran anak yang menyeret nama Denada dan juga mendiang ibunya, Emilia Contessa.

Rico menyesalkan tindakan pihak Ressa yang seolah menjelek-jelekkan mendiang Emilia yang telah tiada.

Dalam pernyataannya, Rico mengklarifikasi sejumlah tuduhan miring yang dialamatkan pada Emilia Contessa.

Termasuk soal gudang yang dikeluhkan pihak Ressa digunakan sebagai kamar untuk Ressa tinggal semasa kecil, saat masih bekerja sebagai sopir Emilia.

Dikatakan Rico, kamar itu bukan gudang melainkan paviliun yang juga dilengkapi dengan televisi, tempat tidur, dan juga kulkas.

(Kompas)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.