Mutasi 124 Pejabat di Pemko Banjarmasin, Direktur RS Sultan Suriansyah hingga Puluhan Kabid Berganti
February 05, 2026 02:42 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Mutasi dan pengisian jabatan dilakukan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin, sebanyak 124 pejabat bergeser ke jabatan baru.

Termasuk posisi Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Suriansyah yang sebelumnya dijabat dr Muhammad Syaukani, kini diganti dr H Fajar Sukma Nan Agung.

Diketahui, dr H Fajar Sukma Nan Agung dulunya sebagai dokter Ahli Muda dengan tugas tambahan Kepala Puskesmas Pemurus Baru Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin.

Sementara itu, selepas tak menjadi Direktur, dr Muhammad Syaukani dimutasi ke posisi Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Banjarmasin.

124 pejabat tersebut resmi dilantik dan diambil sumpah di Aula Kayuh Baimbai, Balai Kota Banjarmasin, Kamis (5/2/2026).

Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR menyebut pergeseran pejabat itu merupakan 

resmi dilantik dan diambil sumpah yang dilakukan langsung Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin langkah penyegaran birokrasi di lingkungan Pemko Banjarmasin.

Baca juga: 7 Bulan Bertugas di Polres Balangan, Iptu Joko Supriyadi Tuntaskan Kasus Pembunuhan dan Asusila

"Promosi dan pergeseran jabatan itu berdasarkan kinerja mereka yang dievaluasi selama 11 bulan 5 hari saya menjabat," ujar Yamin.

Ia menegaskan Pemko Banjarmasin membutuhkan ASN yang siap bekerja, siap dievaluasi, dan siap bertanggung jawab atas hasil kinerjanya.

Pihaknya berharap adanya mutasi tersebut menjadi motavasi bagi pejabat yang dilantik, dan bisa bekerja sebaik-baiknya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah, Pendidikan dan Pelatihan (BKD Diklat) Kota Banjarmasin, Totok Agus Daryanto memaparkan jumlah pejabat eselon III yang dilantik ada sebanyak 49 orang.

Kemudian pejabat eselon IV ada 46 orang. Sedangkan pejabat pengawas di BPKPAD ada 11 orang dan pejabat fungsional sebanyak 18 orang.

"Jadi totalnya ada 124 pejabat yang dilantik. Rata-rata ada pergeseran antar Kabid dan ada juga yang promosi," kata Totok.

Totok menjelaskan mutasi jabatan ini memang untuk mengisi beberapa posisi penting yang saat ini kosong. Salah satunya posisi jabatan camat.

Setelah pelantikan 124 pejabat ini, dilanjutkan pelantikan di lingkungan kelurahan yang memang banyak pejabat eselon IV masih banyak kosong. Hingga hal ini menjadi PR pihaknya ke depan.

"Posisi camat itu sudah terisi semua karena memang dari Wali Kota Banjarmasin ingin titik-titik penting yang merupakan bagian ujung tombak pelayanan segera terisi dan diselesaikan," tukas Totok. (Banjarmasinpost.co.id/Mariana)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.