TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Pusaka-pusaka kuno peninggalan dari masa lalu dipamerkan di Museum Pajajaran, Kota Bogor, Kamis (5/2/2026).
Meski belum lama dibangun, museum ini sudah memiliki banyak koleksi benda-benda kuno yang langka.
Diantaranya ada benda pusaka yang diperkirakan dari abad 10 - 13 Masehi.
Beberapa diantaranya bahkan secara kasat mata ada yang sudah terlihat termakan usia saking lamanya, namun tetap terawat.
Pantauan TribunnewsBogor.com, benda-benda kuno di museum ini dipamerkan di ruangan yang bernama Bale Pusaka.
Pusaka-pusaka itu ditempatkan secara rapi dalam kotak-kotak kaca.
Benda-benda kuno ini disusun rapi dan cantik serta diberi penerangan yang membuat enak dilihat oleh pengunjung.
Benda-benda koleksi Museum Pajajaran ini didominasi benda kuno yang berkaitan dengan era Kerajaan Sunda Pajajaran.
Diantaranya ada naskah Sundayana, naskah Siksakandang Karesian, pusaka-pusaka kujang kuno, hingga keris-keris kuno.
Baca juga: Fadli Zon Buka Pameran Riksa Wisesa di Museum Pajajaran Bogor, Banyak Koleksi Kujang Hingga Golok
Disana juga terpampang nama pusaka dan penjelasan dari masing-masing pusaka yang dipamerkan.
Seperti Keris Betok yang bertangguh Pajajaran dari abad 10 - 13 Masehi, Keris Dhapur Putut bertangguh Pajajaran - Majapahit dari abad 10 - 15, Keris Ki Dukun yang merupakan keris berlapis emas milik Raja ke-2 Sumedang Larang dari abad ke-10.
Lalu ada Kujang Naga dari abad 12 - 14, Kujang Kuntul Pajajaran dari abad 12 - 14, Bedog Curug Aul dari abad ke-14, Keris Panunggul Naga dari abad ke-16.
Koleksi pusaka lainnya yang juga tak kalah kuno, ada Keris Sunda Galuh, Keris Cirebon, Keris Birawa, Keris Sunda, hingga Keris Sunda Majapahit.
Terpantau, asal muasal benda pusaka di museum ini juga tercatat, diantaranya berasal dari koleksi Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon hingga dari koleksi Keraton Sumedang Larang.
Di ruangan lain selain ruangan Bale Pusaka, juga ada ruangan yang memiliki koleksi khusus golok Nusantara.
Di sana dipamerkan golok-golok yang memiliki desain berbeda yang juga tak kalah menarik untuk dilihat.
Pameran koleksi benda-benda kuno di Museum Pajajaran ini dibuka oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon dihadiri Forkopimda Kota Bogor dan juga pihak Keraton Sumedang Larang.
Fadli Zon mengatakan bahwa pemeran ini dilakukan setelah sebelumnya melakukan revitalisasi Prasasti Batutulis di dekat Museum Pajajaran tersebut.
Kemudian Museum Pajajaran direncanakan akan diaktifkan menjadi wisata sejarah di Kota Bogor.
"Saya janji waktu itu. Saya bilang, Pak Wali Kota kita aktivasi tempat ini menjadi Museum Pajajaran, dan salah satu kegiatan kita yang pertama adalah pameran Kujang dan Keris Pasundan. Sekarang alhamdulillah kita bisa laksanakan," katanya, Kamis (5/2/2026).
"Jadi istilahnya ngeureuyeuh, pelan-pelan kita bisa membuat tempat ini menjadi satu tempat yang menjadi kantong budaya," ungkapnya.
Dia menjelaskan bahwa museum masih akan menerima koleksi lainnya untuk melengkapi koleksi museum.
Serta masih ada rencana pembangunan lain di sekitar museum.
"Kita berharap nanti Museum Pajajaran ini menjadi satu museum yang menjadi pusat budaya, pusat informasi, tentang kerajaan besar yang pernah ada di tanah Sunda dari abad ke-10 sampai abad ke-17," ungkap Fadli Zon.