Tanah Amblas, Jalan Poros Tobadak Mamuju Tengah Terancam Putus
February 05, 2026 01:47 PM

 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU TENGAH – Jalan Poros Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat (Sulbar) nyaris putus akibat amblasnya tanah.

Lokasi amblas hanya berjarak sekitar satu kilometer dari Jalan Trans Sulawesi Benteng, tepatnya masuk wilayah Dusun Sipodeceng, Desa Tobadak.

Jalan ini merupakan akses utama penghubung delapan desa di Kecamatan Tobadak, di antaranya Desa Tobadak, Mahahe, Palongaan, Batuparigi, Sulobaja, Bambadaru, Saluadak, dan Sejati.

Baca juga: Update Jalan Amblas di Bambang, Bupati Mamasa Welem Sambolangi : Segera Dikerja Permanen

Baca juga: BREAKING NEWS: Likuifaksi, Jalan Amblas di Saloadak Mamuju Tengah Tenggelamkan Excavator 

Pantauan Tribun-Sulbar, tanah di sekitar jalan amblas sekitar 20 meter.

Bahkan, setengah ruas Jalan Poros Tobadak mengalami amblas, sehingga jalan semakin sempit dan pengendara harus bergantian saat berpapasan maupun beriringan.

Jalan Poros Tobadak Terancam Putus

Tanah sekitar lokasi amblas terasa bergetar saat truk besar maupun kendaraan berat melintas. Pondasi plat duicker yang terpasang di jalan tersebut sudah terlihat akibat amblasnya tanah.

Kondisi kian diperparah dengan longsornya tepi jalan ke arah Sungai Budong-budong, sehingga memicu amblas yang semakin parah.

"Jika tak segera ditangani, pasti akan putus," ucap Kadus Sipodeceng, Muhammad Irwansyah, dengan nada khawatir saat ditemui di lokasi, Kamis (5/2/2026).

Menurutnya, tanda-tanda amblas di lokasi tersebut sudah terlihat sejak pertengahan tahun 2025, namun parahnya mulai memasuki awal tahun 2026.

Irwansyah juga menjelaskan, penanganan serupa pernah dilakukan sebelumnya, namun kembali rusak akibat gerusan air sungai ditambah kiriman air dari atas bukit di sekitar area tersebut.

"Kalau tidak salah, sudah dua kali perbaikan, Pak, bahkan sudah pernah dipasang batu gajah dan ditimbun," tuturnya.

Meski demikian, lokasi tersebut kembali amblas dan kondisinya saat ini semakin parah.

Olehnya itu, ia berharap pemerintah terkait segera melakukan penanganan cepat sebelum jalan tersebut benar-benar putus total.(*)

Laporan wartawan Tribun-Sulbar, Sandi Anugrah

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.