TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Menjelang datangnya Ramadhan 1447 Hijriah, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam Riau menggelar Konser Orkestra bernuansa Islami di Gedung Idrus Tintin, Komplek Bandar Seni Raja Ali Haji, Pekanbaru, pada Senin (9/2/2026) malam.
Pertunjukan musik ini disiapkan sebagai bagian dari agenda penyambutan bulan suci sekaligus menjadi media syiar dan refleksi spiritual melalui pendekatan seni pertunjukan.
Konser tersebut menghadirkan sajian orkestra dan paduan suara dengan repertoar lagu-lagu religi, yang dikemas secara tematik dan edukatif. Selain menjadi hiburan bernilai artistik, kegiatan ini juga ditujukan untuk membangun suasana kontemplatif dan memperkuat semangat kebersamaan masyarakat dalam menyongsong Ramadhan.
Menurut Ketua Program Studi Pendidikan Seni Pertunjukan FKIP Universitas Islam Riau, Dr. Idawati, S.Pd., M.A., konser ini dirancang untuk menghadirkan suasana religius dan kontemplatif melalui kolaborasi pertunjukan orkestra dan paduan suara bernuansa Islami.
Konsep garapan musikal disusun secara tematik dengan menonjolkan harmoni, ketenangan, dan kedalaman pesan spiritual yang selaras dengan momentum menjelang Ramadhan.
Ia menjelaskan, pemilihan repertoar, aransemen, hingga tata penyajian pertunjukan dipersiapkan agar mampu membangun pengalaman batin yang lebih reflektif bagi penonton. Unsur edukasi dan nilai keislaman juga diintegrasikan dalam proses latihan dan produksi, sehingga konser tidak hanya bernilai artistik, tetapi juga memiliki dimensi pembinaan karakter dan spiritual.
“Konser ini bukan sekadar hiburan, tetapi menjadi sarana membangun suasana batin yang lebih tenang dan reflektif menjelang Ramadhan. Kami ingin seni menjadi media dakwah yang lembut, estetis, dan menyentuh masyarakat secara luas,” ujarnya, Selasa.
Menurutnya, pelibatan mahasiswa dalam konser orkestra ini juga menjadi ruang praktik nyata untuk mengembangkan kreativitas, disiplin, dan kepekaan artistik. Melalui kegiatan tersebut, FKIP UIR ingin menunjukkan bahwa seni pertunjukan dapat berjalan seiring dengan nilai dakwah dan penguatan budaya Islami di ruang publik.
Konser ini akan menampilkan sekitar 30 pemusik orkestra yang dipimpin satu orang konduktor, serta didukung 30 anggota paduan suara. Komposisi pertunjukan dirancang kolaboratif, memadukan kekuatan instrumen dan vokal untuk membangun nuansa khidmat dan harmonis.
Selain sajian musik, panggung juga akan diisi penampilan tari sebagai elemen pendukung visual, dengan konsep kostum dan pola gerak yang disesuaikan dengan prinsip kesopanan dan estetika Islami.
Idawati menyebutkan, seluruh repertoar yang dibawakan mengangkat tema religi, baik lagu berbahasa Arab maupun Indonesia.
Sejumlah karya yang telah disiapkan antara lain Al I’tiraf, Ketika Tangan dan Kaki Berkata, Rindu Rosul, Ramadhan Tiba, dan Lailatul Qadar.
Lagu-lagu tersebut akan ditampilkan dalam berbagai format vokal, mulai dari solo, duet, trio, hingga paduan suara penuh, dengan aransemen orkestra yang telah disesuaikan dengan karakter masing-masing komposisi.
Pertunjukan dijadwalkan dimulai pukul 19.30 WIB hingga selesai. Pemilihan Gedung Idrus Tintin sebagai lokasi konser didasarkan pada pertimbangan teknis, terutama kualitas akustik ruangan yang dinilai representatif untuk pertunjukan orkestra berskala besar, sekaligus mampu mendukung kenyamanan penonton dalam menikmati sajian musikal.
Di tempat terpisah, Ketua Panitia Pelaksana Jelang Ramadhan Orchestra Concert II, Wan Jefri Kurniansyah, S.Pd., mengatakan konser “Jelang Ramadhan” ditargetkan menjadi agenda seni religi yang terbuka bagi masyarakat luas sebagai bagian dari penyambutan bulan suci melalui pendekatan budaya dan musikalitas.
Menurutnya, penyelenggaraan konser ini tidak hanya berorientasi pada pertunjukan, tetapi juga membangun ruang apresiasi seni Islami yang edukatif dan inklusif.
Dikatakan, panitia juga mengundang pimpinan Universitas Islam Riau untuk turut hadir menyemarakkan kegiatan ini, termasuk Rektor UIR Admiral, jajaran rektorat, dekanat, dosen dan pihak ekternal lainnya.
Kehadiran mereka diharapkan menjadi bentuk dukungan institusional sekaligus memperkuat posisi konser sebagai salah satu agenda tematik Ramadhan berskala besar di lingkungan Universitas Islam Riau. (rls)