Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung – Masyarakat Kota Bandar Lampung dipastikan dapat menjalani ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah dengan lebih tenang.
Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung menegaskan harga dan ketersediaan bahan pokok masih dalam kondisi aman dan terkendali hingga Idulfitri mendatang.
Sebagai bentuk komitmen menjaga daya beli warga, Pemkot Bandar Lampung akan menggelar pasar murah Ramadan perdana pada 25 Februari 2026.
Program ini menjadi langkah nyata pemerintah daerah untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau di tengah meningkatnya permintaan menjelang bulan suci.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung, Erwin, mengatakan pasar murah merupakan program Wali Kota Bandar Lampung yang dirancang khusus untuk menekan potensi lonjakan harga sembako.
“Pasar murah pertama kita laksanakan pada 25 Februari. Selanjutnya akan ada dua kali lagi, yakni di pertengahan dan akhir Ramadan,” ujar Erwin, Kamis (5/2/2026).
Ia menjelaskan, pasar murah akan digelar secara bergilir di 20 kecamatan agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di seluruh wilayah Kota Bandar Lampung.
Dalam kegiatan tersebut, Pemkot menyediakan berbagai kebutuhan pokok seperti beras, gula pasir, minyak goreng, telur, dan tepung terigu. Seluruh komoditas tersebut telah disubsidi oleh pemerintah sehingga dijual dengan harga di bawah pasaran.
“Dengan subsidi ini, masyarakat bisa membeli bahan pokok lebih murah, sehingga pengeluaran selama Ramadan bisa ditekan,” jelasnya.
Selain menggelar pasar murah, Pemkot Bandar Lampung juga rutin melakukan pemantauan harga di pasar tradisional. Berdasarkan hasil pemantauan terakhir, Erwin memastikan kondisi harga sembako masih relatif stabil.
“Kalau ada kenaikan, hanya sekitar 5 persen dan masih dalam batas wajar,” katanya.
Ia mengakui komoditas cabai rawit sempat mengalami kenaikan harga, namun tidak signifikan dan tidak terjadi pada bahan pangan lainnya.
“Cabai rawit memang naik sedikit, tapi komoditas lain masih stabil,” tambahnya.
Dari sisi ketersediaan, Erwin menegaskan stok bahan pokok di Kota Bandar Lampung mencukupi hingga Lebaran. Ia pun mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan.
“Stok aman sampai Idulfitri. Masyarakat tidak perlu khawatir akan kelangkaan sembako,” tegasnya.
Dengan berbagai langkah tersebut, Pemkot Bandar Lampung berharap inflasi selama Ramadan dapat ditekan, sekaligus membantu masyarakat menjalani ibadah puasa dengan lebih nyaman.
“Harapannya, program ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, sehingga Ramadan bisa dijalani dengan lebih khusyuk,” pungkas Erwin.
( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )