TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Dalam ajaran Islam, memohon ampunan kepada Allah SWT merupakan amalan yang sangat dianjurkan.
Tidak hanya untuk diri sendiri, seorang Muslim juga diajarkan untuk mendoakan sesama, baik yang masih hidup maupun yang telah wafat.
Salah satu doa yang sering dibaca untuk tujuan tersebut adalah doa Allahummaghfir lil muslimina wal muslimat wal mu’minina wal mu’minat.
Doa ini begitu populer di kalangan umat Islam karena maknanya yang luas dan penuh kasih sayang. Bacaan ini kerap dilantunkan dalam khutbah Jumat, majelis taklim, pengajian, hingga berbagai acara keagamaan lainnya sebagai bentuk kepedulian spiritual terhadap seluruh kaum Muslimin dan Muslimat.
• Pahala Dilipatgandakan di Hari Jumat, Ini Amalan yang Dianjurkan
Doa ini berisi permohonan ampun kepada Allah SWT bagi seluruh orang Islam dan orang beriman, baik laki-laki maupun perempuan, tanpa terkecuali. Bahkan, doa ini juga mencakup mereka yang masih hidup serta yang telah meninggal dunia.
Dengan membaca doa ini, seorang Muslim tidak hanya memohon kebaikan untuk dirinya sendiri, tetapi juga menunjukkan ukhuwah Islamiyah (persaudaraan sesama Muslim) melalui doa yang tulus.
Bacaan Doa Memohon Ampunan untuk Kaum Muslimin
Tulisan Arab:
اللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعَوَاتِ
Tulisan Latin:
Allahummaghfir lil muslimiina wal muslimaat, wal mu’miniina wal mu’minaat, al-ahyaa’i minhum wal amwaat, innaka samii’un qariibun mujiibud da’waat.
Artinya:
“Ya Allah, ampunilah dosa kaum Muslimin dan Muslimat, kaum Mukminin dan Mukminat, baik yang masih hidup maupun yang telah meninggal dunia. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar, Maha Dekat, dan Maha Mengabulkan doa.”
Mendoakan orang lain tanpa sepengetahuan mereka termasuk amalan yang memiliki keutamaan besar. Dalam berbagai riwayat disebutkan bahwa malaikat akan mengaminkan doa tersebut dan mendoakan kebaikan serupa bagi orang yang membacanya.
Karena itu, doa ini sangat baik diamalkan setelah shalat, pada hari Jumat, saat berdoa bersama keluarga, maupun di berbagai kesempatan lainnya. Selain mempererat rasa persaudaraan, doa ini juga menjadi wujud kepedulian terhadap sesama umat Islam di seluruh dunia.
Terjemahan
Allahmmaghfir lilmuslimiina wal muslimaat, wal mu’miniina wal mu’minaat, al ahyaa i minhum wal amwaat, innaka samii’un qoriibun mujiibud da’waat.
Terjemahan
"Ya Allah, ampunilah seluruh kaum muslimin dan kaum muslimat, kaum mukminin dan kaum mukminat, baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal, Sesungguhnya, Engkau adalah Dzat yang Maha Mendengar, Mahadekat, Dzat yang mengabulkan doa".
Selain itu, terdapat pula doa mohon ampunan kepada Allah. Adapun bacaan doanya adalah sebagai berikut:
رَبَّنَا فَاغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَكَفِّرْ عَنَّا سَيِّئَاتِنَا، وَتَوَفَّنَا مَعَ الأبْرَارِ
Rabbana faghfirlana zunubana wa kaffir anna sayyiatina wa tawaffana maal abrar
• Amalan Dahsyat Hari Jumat Ke Dua Bulan Syaban 1447 H, Jelang Masuk Bulan Puasa Ramadhan
Terjemahan
"Ya Tuhan kami, ampunilah bagi kami dosa-dosa kami dan hapuskanlah dari kami kesalahan-kesalahan kami, dan wafatkanlah kami beserta orang-orang yang berbakti".
Bacaan doa ini diambil dari ayat Alquran QS Ali Imran: 193 sebagai berikut.
رَبَّنَآ اِنَّنَا سَمِعْنَا مُنَادِيًا يُّنَادِيْ لِلْاِيْمَانِ اَنْ اٰمِنُوْا بِرَبِّكُمْ فَاٰمَنَّا ۖرَبَّنَا فَاغْفِرْ لَنَا ذُنُوْبَنَا وَكَفِّرْ عَنَّا سَيِّاٰتِنَا وَتَوَفَّنَا مَعَ الْاَبْرَارِۚ
Bacaan Latin
Rabbanā innanā sami‘nā munādiyay yunādī lil-īmāni an āminū birabbikum fa āmannā, rabbanā fagfir lanā żunūbanā wa kaffir ‘annā sayyi'ātinā wa tawaffanā ma‘al-abrār(i).
Terjemahan
Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami mendengar orang yang menyeru pada keimanan, yaitu ‘Berimanlah kamu kepada Tuhanmu,’ maka kami pun beriman.
Ya Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami, hapuskanlah kesalahan-kesalahan kami, dan wafatkanlah kami beserta orang-orang yang selalu berbuat kebaikan.
Adapun ciri orang yang bertakwa seperti kata Allah dalam Alquran Surat Ali Imran 133-134, salah satunya segera mohon ampun kepada Allah.
Karenanya mengucapkan istighfar dan berdoa memohon ampunan sangat dianjurkan untuk diamalkan kapanpun.
Istighfar dijadikan sebagai zikir dan wirid sepanjang hari, seperti yang dilakukan Rasulullah SAW yang senantiasa beristighfar setiap hari sebanyak lebih dari tujuh puluh kali (HR Bukhari).
Kita tahu bahwa Alquran banyak mengajarkan tentang doa-doa untuk mendapatkan ampunan dari Allah SWT, seperti doa yang dibaca oleh Nabi Adam AS, yang berbunyi.
قَالَا رَبَّنَا ظَلَمْنَآ اَنْفُسَنَا وَاِنْ لَّمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ الْخٰسِرِيْنَ
Qālā rabbanā ẓalamnā anfusanā wa illam tagfir lanā wa tarḥamnā lanakūnanna minal-khāsirīn(a).
Artinya: Keduanya berkata, “Ya Tuhan kami, kami telah menzalimi diri kami sendiri. Jika Engkau tidak mengampuni kami dan tidak merahmati kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang rugi.” (QS al-A’raf: 23). (*)