Laporan Kontributor Tribunjabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari
TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat, berencana melakukan perubahan infrastruktur penunjang di sejumlah tempat wisata termasuk di wilayah pantai selatan.
Hal tersebut dilakukan untuk mencegah praktik pungli yang saat ini menjadi perhatian menyusul beberapa peristiwa kekerasan di wilayah pantai akibat praktik pungli.
Kepala Disparbud Garut, Beni Yoga mengatakan pihaknya sedang melakukan evaluasi, termasuk berencana memasang infrastruktur tiket elektronik di gerbang masuk pantai.
Baca juga: Viralkan Praktik Pungli di Santolo Garut, Seorang Kreator Konten Dibacok Preman
"Kita saat ini tengah melakukan evaluasi terhadap penerapan sistem e-ticketing di wilayah wisata pantai, Program tersebut sudah lebih dulu berjalan di kawasan wisata Bagendit, dan di Cangkuang," ungkapnya kepada awak media, Kamis (5/2/2026).
Ia menuturkan, penerapan tiket elektronik pada objek wisata yang dikelola Pemerintah Daerah Garut di kawasan pantai selatan direncanakan mulai diberlakukan sebelum Lebaran tahun ini.
Sejumlah destinasi yang masuk dalam tahap awal penerapan tersebut di antaranya objek wisata Pantai Sayang Heulang dan Pantai Santolo, yang selama ini menjadi tujuan utama wisatawan saat musim libur panjang.
"Ini adalah upaya agar pendapatan asli daerah membaik, targetnya itu," ungkapnya.
Beni meminta seluruh pihak terkait, termasuk UPT Pariwisata di wilayah selatan Garut, agar memiliki kesepahaman yang sama dalam mendukung kebijakan tersebut.
Menurutnya, koordinasi dan persepsi yang sejalan menjadi kunci agar penerapan kebijakan, khususnya sistem baru itu dapat berjalan efektif di lapangan tanpa menimbulkan polemik di tengah masyarakat maupun wisatawan.
Baca juga: Polisi Kerahkan Pasukan Cegah Pungli di Tempat Wisata Karawang, Warga Jangan Takut Lapor
"Kita yakin akan ada performa yang baik dari penerapan tiket elektronik ini, kita berikhtiar ya semoga semakin baik," ungkapnya.