Lolos Final Piala Asia Futsal 2026, Pelatih Iran Kritik Penampilan Timnya Usai Singkirkan Irak
February 06, 2026 12:14 AM

 
TRIBUNJATIM.COM, JAKARTA – Timnas Futsal Iran memastikan tiket ke final Piala Asia Futsal 2026 setelah menaklukkan Irak 4-2 di laga semifinal yang berlangsung di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, Kamis (5/2/2026).

Iran membuka keunggulan melalui gol Mohammadhossein Derakhshani (menit ke-10), diikuti Behrooz Azimihematabadi (16’), Hossein Tayyebi (25’), dan Salar Aghapour (39’). Irak sempat membalas lewat Salim Kadhim pada menit ke-9 dan 13’.

Kemenangan ini memastikan Iran melaju ke final Piala Asia Futsal 2026 dan membuka peluang meraih gelar ke-14 mereka, setelah sebelumnya sudah mengoleksi 13 gelar juara.

Pada partai final pada 7 Februari mendatang, Iran akan menghadapi Indonesia yang sukses menyingkirkan Jepang.

Dikutip dari Bolasport.com, Pelatih Iran, Vahid Shamsaei, mengaku tidak puas dengan penampilan timnya meski meraih kemenangan.

“Semua orang dan saya percaya kami sebenarnya masih bisa bermain lebih baik dari ini,” ujar Vahid Shamsaei kepada awak media di Indonesia Arena, Jakarta, Kamis (5/2/2026).
 
“Kami punya banyak peluang untuk fokus dan menjalankan tugas. Kami memiliki, kira-kira, dua peluang dan keduanya berhasil menjadi gol.

“Namun di sisi lain, kami juga kehilangan beberapa peluang yang seharusnya 100 persen menjadi gol," ucapnya.

Pelatih berusia 50 tahun itu menekankan, jika pemain tak bisa memanfaatkan permainan dengan baik, tim bisa terkena dampaknya, misalnya kebobolan lebih cepat.
 
“Jika Anda tidak memanfaatkannya, maka Anda akan terkena dampaknya. Dan saya percaya ini tetap kesalahan saya,” kata Vahid Shamsaei.

“Saya merasa jika saya tidak bisa membuat para pemain saya berada pada tahap itu, maka mereka tidak stabil,” ucapnya.

Namun, ia menegaskan bahwa dengan kemenangan itu tak membuatnya merasa senang.

Pasalnya, ia tak bisa berbohong karena gagal membuat pemain tampil dengan baik, sehingga ia mengaku tak puas.
 
“Namun bagaimanapun juga, kami sudah berada di final. Tapi, sejujurnya, saya tidak puas,” kata Vahid Shamsaei.

Sementara itu, pemain terbaik laga ini, Behrooz Azimihematabadi, mengakui laga kontra Irak tidak mudah karena tim harus beradaptasi dengan venue baru, Indonesia Arena, setelah sebelumnya bermain di Jakarta International Velodrome.

 “Jadi saya percaya karena ini adalah pertandingan pertama kami di venue ini, pada awal laga kami sedikit belum stabil,” kata Behrooz Azimihematabadi.

Namun, ia mengaku para pemain langsung bisa beradaptasi dengan baik.

Oleh karena itu, setelah memastikan lolos ke final ini, Behrooz Azimihematabadi ingin bisa bawa tim juara.

“Secara bertahap kami menjadi semakin baik, dan dengan semua data yang datang dari para ofisial kami, kami kembali masuk ke dalam permainan,” tutur Behrooz Azimihematabadi.

“Pertandingan ini sudah selesai sekarang, dan saat ini kami sepenuhnya fokus untuk bermain di final,” ujarnya.

Kemenangan Dramatis Timnas Futsal Indonesia Atas Jepang

Timnas Futsal Indonesia berhasil menaklukkan Jepang dengan skor 5-3 pada laga semifinal Piala Asia Futsal 2026 di Indonesia Arena, Jakarta, Kamis (5/2/2026).

Kemenangan ini membuat Indonesia melaju ke final dan akan menghadapi Iran pada 7 Februari mendatang.

Indonesia membuka skor ketika pertandingan tersisa 8 menit 30 detik. Hiroshi Tabuchi gagal menangkap bola dengan sempurna, dan bola muntah disambar Samuel Eko.

Tendangan Samuel melesat mulus ke pojok kanan bawah gawang Jepang, membawa Timnas Futsal Indonesia memimpin 1-0 hingga babak pertama berakhir.

Pemain Timnas Futsal Indonesia, Samuel Eko (kiri) selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Jepang dalam laga semifinal Piala Asia Futsal 2026 di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, Kamis (5/2/2026).
Pemain Timnas Futsal Indonesia, Samuel Eko (kiri) selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Jepang dalam laga semifinal Piala Asia Futsal 2026 di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, Kamis (5/2/2026). (MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM)

Keunggulan diperlebar ketika waktu tersisa 17 menit 53 detik. Ardiansyah melepaskan tendangan dari jarak cukup jauh, dan bola membelok setelah mengenai kaki Takehiro Motoishi, terciptalah gol kedua untuk Indonesia. Skor berubah menjadi 2-0.

Jepang sempat memperkecil ketertinggalan ketika pertandingan tersisa 9 menit 39 detik melalui tendangan dari luar kotak penalti Takehiro Motoishi yang gagal dihalau Ahmad Habiebie. Skor menjadi 2-1.

Namun, malapetaka bagi Indonesia datang pada menit 5 menit 39 detik. Kazura Shimizu mencetak gol dari sisi kiri, membuat skor kembali sama kuat 2-2.

Indonesia sempat kembali unggul ketika laga tersisa 1 menit 38 detik. Melalui skema serangan balik cepat, Ardiansyah melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang tak mampu dibendung kiper Jepang. Skor 3-2 untuk Indonesia.

Namun drama belum usai. Jepang menyamakan kedudukan pada 33 detik jelang laga berakhir lewat eksekusi penalti Kazura Shimizu. Skor 3-3 bertahan hingga waktu normal usai dan pertandingan dilanjutkan ke babak ekstra time.

Babak Ekstra Time

Pada babak pertama ekstra time, Indonesia kembali unggul saat laga menyisakan 44 detik. Reza Gunawan melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang mengarah ke pojok kanan gawang Jepang. Indonesia memimpin 4-3.

Gol Dewa Rizki pada babak kedua ekstra time membuat Indonesia unggul 5-3 atas Jepang.

Dewa Rizki melepaskan tendangan dari tengah lapangan dan bola melaju mulus masuk ke gawang Jepang yang sudah kosong.

Jepang memperoleh hadiah penalti ketika pertandingan tersisa satu menit.

Kazura Shimizu yang menjadi eksekutor gagal menjalankan tugasnya dengan baik dan bola melambung tinggi di atas gawang Indonesia.

Timnas Futsal Indonesia berhasil mengalahkan Jepang dengan skor 5-3
 
Timnas Futsal Indonesia berhak lolos ke final dan bakal bertemu Iran pada 7 Februari mendatang.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.