Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA- Ekonomi DIY triwulan IV tumbuh 5,94 persen (yoy) sementara kinerja ekonomi DIY tahun 2025 (ctc) mengalami akselerasi sebesar 5,49 persen dibandingkan tahun 2024.
Plt Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) DIY, Endang Tri Wahyuningsih mengatakan ekonomi DIY terjaga dan tumbuh positif.
Hampir semua lapangan usaha tumbuh positif pada triwulan IV 2025, kecuali pertambangan dan penggalian.
“Sebesar 52,12 persen perekonomian DIY ditopang oleh lapangan usaha akomodasi dan makan minum, industri pengolahan, konstruksi, serta informasi dan komunikasi serta pertanian,” katanya, Kamis (5/2/2026).
Ia menerangkan lapangan usaha akomodasi dan makan minum menyumbang pertumbuhan ekonomi sebesar 11,72 persen, industri pengolahan sebesar 11,55 persen, konstruksi sebesar 10,69 persen, informasi dan komunikasi menyumbang 9,68 persen, dan pertanian sebesar 8,49 persen.
Sementara lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan tertinggi pada triwulan IV 2025 yaitu jasa lainnya yaitu 9,70 persen, kemudian jasa kesehatan tumbuh 9,62 persen, dan konstruksi yang tumbuh 8,12 persen.
“Melihat sumber pertumbuhan ekonomi triwulan IV 2025, konstruksi (0,90 persen) masih menjadi sumber pertumbuhan ekonomi tertinggi. Karena memang banyak pembangunan, khususnya pembangunan jalan tol di DIY. Diikuti akomodasi dan makan minum (0,81 persen), informasi dan komunikasi (0,67 persen), dan administrasi pemerintahan (0,48 persen),” terangnya.
Ia melanjutkan dari sisi pengeluaran, konsumsi rumah tangga masih menjadi penyumbang utama pertumbuhan ekonomi DIY sebesar 61,67 persen. Selain konsumsi rumah tangga, ekonomi DIY juga ditopang Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB), ekuivalen dengan investasi yakni 37,44 persen.
Kemudian disusul konsumsi pemerintah sebesar 16,91 persen dan Lembaga Non Profit yang Melayani Rumah Tangga (LNPRT) dengan distribusinya sebesar 3,38 persen.
Pertumbuhan tertinggi dicapai oleh LNPRT yaitu 9,57 persen, disusul PMTB sebesar 9,36 persen, kemudian konsumsi rumah tangga sebesar 4,89 persen, dan konsumsi pemeritnah sebesar 1,47 persen.
“Sumber pertumbuhan ekonomi tertinggi DIY di triwulan IV tahun 2025 adalah komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) yaitu 2,67 persen, kemudian konsumsi rumah tangga sebesar 2,60 persen,” imbuhnya. (maw)