SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Pemerintah Kabupaten Lamongan menggandeng Universitas Brawijaya Malang, untuk melaksanakan kerjasama pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Kerjasama Pemkab dengan Universitas Brawijaya ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama antara Bupati Lamongan Yuhronur Efendi dengan Rektor Universitas Brawijaya Widodo, Kamis di Universitas Brawijaya, Kamis (5/2/2026).
Kesepakatan tersebut menjadi landasan kolaborasi strategis antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan daerah berbasis riset dan inovasi.
Baca juga: Pesan Bupati Yuhronur untuk Pendidikan, 7.598 Siswa dan Mahasiswa Lamongan Tercover Program Perintis
“Kemarin telah kita tandatangani bentuk kolaborasi dengan Universitas Brawijaya dan diharapkan mampu mendorong pengembangan potensi daerah secara berkelanjutan, melalui pendidikan, penelitian, yangmembawa dampak positif dan nyata untuk masyarakat,” ujarnya, Jumat (6/2/2026) pagi.
Tak hanya berfokus pada pengembangan potensi ekonomi daerah, kerja sama ini juga diarahkan untuk membantu Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam mengatasi berbagai isu sosial.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Lamongan Nalikan menambahkan, salah satu perhatian utama adalah persoalan kemiskinan.
Target dari kerjasama ini adalah menurunkan kemiskinan dan menemukan faktor penyebabnya.
"Kerja sama dengan PTN UB ditujukan untuk mencari penyebab dan solusi penyelesaian," katanya.
Diakui, pada permasalahan kemiskinan, di Kabupaten Lamongan terdapat wilayah kecamatan yang besar justru masih memiliki angka kemiskinan cukup tinggi.
Selain itu, isu banjir tahunan yang kerap terjadi di sejumlah wilayah Lamongan juga menjadi bagian dari fokus kerja sama untuk sebuah solusi.
Melalui dukungan kajian akademik dan penelitian terapan, diharapkan dapat dirumuskan solusi yang lebih efektif dan berkelanjutan dalam penanganan banjir serta dampak sosial-ekonomi yang ditimbulkannya.
Dengan terjalinnya kesepakatan bersama, Pemerintah Kabupaten Lamongan dan Universitas Brawijaya berkomitmen untuk saling bersinergi dalam menciptakan pembangunan daerah yang inklusif, berbasis data, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.