Selesaikan Lembar Aktivitas 2 Riset Mandiri, Kunci Jawaban IPS Kelas 9 Halaman 212 Kurikulum Merdeka
Hendri Gusmulyadi February 06, 2026 01:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM - Berikut ini adalah Lembar Aktivitas 2, yang kali ini mengajak siswa melakukan riset mandiri tentang materi IPS Kelas 9 Kurikulum Merdeka.

Siswa akan diarahkan untuk menemukan informasi sendiri, melatih kemampuan analisis dan pencarian data.

Pembahasan ini memudahkan siswa memeriksa jawaban sekaligus memahami konsep yang dipelajari secara mendalam.

Riset mandiri menekankan pentingnya mengumpulkan fakta, menyusun data, dan menarik kesimpulan secara logis.

Kunci jawaban disajikan sebagai panduan agar siswa bisa membandingkan hasil riset dengan konsep yang benar.

Aktivitas ini mendorong siswa berpikir kritis, kreatif, dan bertanggung jawab terhadap proses belajarnya sendiri.

Selain belajar mandiri, pembahasan ini dapat menjadi referensi untuk diskusi kelas maupun tugas tambahan.

Simak penjelasan lengkapnya di sini agar proses risetmu lebih mudah, tepat, dan bermanfaat untuk pemahaman IPS.

Simak berikut ini Kunci Jawaban IPS Kelas 9 Halaman 212 Kurikulum Merdeka, Lembar Aktivitas 2 - Riset Mandiri.

Lembar Aktivitas 2 - Riset Mandiri

Langkah 1. Mencari tahu

Carilah informasi lebih jauh mengenai bagaimana kondisi alam pada saat manusia modern (homo sapiens) muncul di bumi dan melakukan migrasi ke berbagai wilayah. Apakah iklim pada masa itu sama dengan iklim pada masa sekarang? Apakah bentuk daratan bumi pada masa itu juga sama dengan bentuk daratan pada masa sekarang? Temukan juga fakta-fakta menarik terkait hal tersebut. Kalian bisa mencari informasinya di berbagai sumber media seperti buku dan internet sambil bertukar informasi dengan teman lain di kelas.

Langkah 2. Menuliskan hasil eskplorasi

Tuliskan hasil informasi yang kalian dapatkan di buku catatan masing-masing.

Jawaban

Ketika manusia modern (Homo sapiens) pertama kali muncul di Bumi dan mulai bermigrasi ke berbagai wilayah, kondisi alam dan iklim sangat berbeda dibandingkan dengan yang kita kenal sekarang.

Berikut adalah beberapa aspek penting mengenai kondisi tersebut:

1. Kondisi Alam dan Iklim pada Masa Kemunculan Homo Sapiens

- Munculnya Homo Sapiens: Homo sapiens diperkirakan muncul sekitar 300.000 hingga 200.000 tahun yang lalu di Afrika. Selama periode ini, Bumi mengalami beberapa perubahan iklim besar, termasuk siklus glasiar (periode es) dan periode interglasial (periode hangat antara es).

- Iklim: Iklim pada masa itu sangat bervariasi tergantung pada lokasi geografis. Selama periode-glasiar, iklim cenderung lebih dingin dan lebih kering di banyak bagian dunia, termasuk di belahan bumi utara yang mengalami pembentukan lapisan es besar. Sebaliknya, periode interglasial mengalami iklim yang lebih hangat dan lembab. Iklim pada masa itu tidak stabil, dengan fluktuasi suhu yang signifikan.

- Kondisi Ekologis: Flora dan fauna pada masa itu juga sangat berbeda. Misalnya, pada akhir Pleistosen, banyak spesies megafauna besar, seperti mammoth, mastodon, dan macan tutul bertaring pedang, yang kini telah punah. Vegetasi juga bervariasi dari tundra es di belahan bumi utara hingga hutan hujan tropis di belahan bumi selatan.

2. Bentuk Daratan Bumi

- Konfigurasi Benua: Sekitar 200.000 tahun yang lalu, bentuk daratan Bumi sudah mirip dengan konfigurasi saat ini, tetapi ada beberapa perbedaan penting. Sebagai contoh, selama periode glasiar, banyak daratan yang kini merupakan lautan menurun levelnya, dan sebaliknya, beberapa jembatan darat muncul, seperti jembatan Bering yang menghubungkan Asia dan Amerika Utara. Ini mempermudah migrasi manusia dari satu benua ke benua lainnya.

- Perubahan Permukaan: Banyak dari perubahan geologis yang mempengaruhi bentuk permukaan Bumi telah terjadi seiring dengan aktivitas tektonik dan perubahan iklim. Misalnya, cekungan dan pegunungan yang ada saat ini terbentuk akibat pergerakan lempeng tektonik.

3. Fakta Menarik Terkait Migrasi dan Adaptasi

- Migrasi Manusia: Homo sapiens mulai migrasi dari Afrika sekitar 70.000 tahun yang lalu dalam apa yang dikenal sebagai "Out of Africa" atau teori migrasi dari Afrika. Mereka menyebar ke berbagai belahan dunia, termasuk Eropa, Asia, dan akhirnya ke Amerika dan Oseania.

- Adaptasi Iklim: Manusia awal harus beradaptasi dengan berbagai kondisi lingkungan yang baru. Misalnya, mereka mengembangkan pakaian, tempat tinggal, dan alat-alat yang sesuai untuk bertahan hidup di iklim dingin, seperti di Eropa dan Asia utara, dan di iklim tropis atau subtropis di belahan bumi selatan.

- Perubahan Lingkungan: Perubahan iklim yang dramatis selama periode ini juga mempengaruhi pola migrasi dan adaptasi manusia. Contohnya, periode glasiar memaksa manusia untuk berpindah ke area yang lebih hangat atau mengubah pola makan dan berburu mereka untuk beradaptasi dengan kondisi yang berubah.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.