Bikin Curiga? Pembuang Puluhan Karung Cacahan Uang di TPS Liar Bekasi Langsung Tutup Setelah Viral
Galuh Palupi February 06, 2026 01:51 PM

TRIBUNTRENDS.COM - Haji Santo pemilik lahan yang menjadi tempat pembuangan puluhan karung cacahan uang ungkap reaksi pelaku setelah barang yang ia buang viral.

Sebelumnya, Santo mengungkap bahwa puluhan karung cacahan uang itu dibuang oleh seorang pengusaha inisial K.

K membuang cacahan uang di lahan Santo sejak enam bulan yang lalu.

Kebetulan Santo yang sedang butuh bahan untuk menguruk tanah langsung bersedia menerimanya.

"Kita mah butuh pengurugan. Sebatas pengurugan. Kebetulan Pak K main di limbah. Udah, Pak. Saya mah kan memang penting bisa keras gitu kan," kata Santo dikutip dari tayangan Youtube Liputan 6 pada Kamis (5/2/2026). 

Cacahan uang itu didapat Santo tanpa biaya, sebaliknya ia juga tidak dibayar karena menerimanya.

Baca juga: Terungkap Misteri 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Bekasi, Ternyata Uang Lama yang Dimusnahkan BI

CACAHAN UANG DI BEKASI - Kapolsek Setu AKP Usep Armansyah bersama pemilik lahan TPS liar Haji Santo melakukan pengecekan temuan cacahan pecahan uang di Desa Taman Rahayu, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi. Rabu (422026). (Dokumentasi Polisi)

"Saya enggak beli enggak apa-apa. Enggak dibayar kan emang butuh urugan sih. Kalau kita pakai biaya sendiri (untuk menguruk) kan enggak kuat," katanya. 

Puluhan karung cacahan uang rupiah itu dibuang  K menggunakan dum truk sejak enam bulan yang lalu. 

"Enggak setiap hari, Pak. Sewaktu-waktu dia," katanya.

Setelah cacahan uang rupiah ini ramai di media sosial, dikatakan Santo, pengusaha K tak lagi membuang limbah itu ke tempatnya. 

"Enggak. Langsung tutup. Langsung tutup," aku Santo. 

Santo mengaku terakhir K membuang cacahan uang itu pada Januari 2026. 

Dikatakan Santo, pada prinsipnya dia cuma ingin bahan untuk menguruk tanahnya. 

Dan dia siap jika bahan-bahan yang dipakai menguruk tanahnya itu tidak diperbolehkan dibuang. 

Seperti adanya sayur-sayuran dari rumah sakit yang doilarang oleh Dinas Lingkungan Hidup untuk dibuang ditempatnya.   

"Ini katanya enggak boleh. Karena buangan dari rumah sakit. Enggak boleh. Takutnya ada ada barang-barang medis masuk. Ya udah kalau enggak boleh ya ini tahan," katanya. 

Dipastikan Uang Asli

Sebelumnya, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi memastikan bahwa cacahan yang ditemukan merupakan uang rupiah asli.

Baca juga: Makin Terkuak! Sosok Pengusaha Buang Cacahan Uang di TPS Liar Bekasi, Pemilik Lahan: Sudah 6 Bulan

“Iya benar, cacahan uang asli,” ujar Juru Bicara DLH Kabupaten Bekasi, Dedi Kurniawan, saat dikonfirmasi Rabu (4/2/2026).

Dedi menjelaskan, DLH Kabupaten Bekasi telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi temuan cacahan uang kertas tersebut.

 Peninjauan ke lokasi dilakukan bersama Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Bahan Berbahaya dan Beracun (Ditjen PSLB3) Kementerian Lingkungan Hidup, tim penegakan hukum (Gakkum), serta aparat wilayah setempat.

CACAHAN UANG DI BEKASI - Kapolsek Setu AKP Usep Armansyah bersama pemilik lahan TPS liar Haji Santo melakukan pengecekan temuan cacahan pecahan uang di Desa Taman Rahayu, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi. Rabu (422026)
CACAHAN UANG DI BEKASI - Kapolsek Setu AKP Usep Armansyah bersama pemilik lahan TPS liar Haji Santo melakukan pengecekan temuan cacahan pecahan uang di Desa Taman Rahayu, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi. Rabu (422026) (Dokumentasi Polisi)

Lokasi TPS berada di Desa Taman Rahayu, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, tak jauh dari Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.

Hingga kini, asal-usul cacahan uang tersebut belum diketahui, termasuk proses pencacahan dan alasan pembuangannya ke TPS tersebut.

Polisi Periksa 4 Saksi

Kapolsek Setu AKP Usep Aramsyah mengatakan, pihaknya langsung mengamankan lokasi setelah mendapatkan informasi dari warga dan media sosial terkait adanya dugaan temuan cacahan uang kertas sebesar Rp 100.000 dan Rp 50.000.

"Kami segera melakukan cek TKP mengamankan lokasi dan mengamankan barang bukti supaya tidak menjadi konsumsi publik yang kurang bertanggung jawab nanti," kata Usep saat dikonfirmasi pada Rabu (4/2/2026).

Usep melanjutkan, pihaknya juga telah memeriksa empat saksi dalam peristiwa tersebut.

Baca juga: Misteri Asal-usul Cacahan Uang Kertas Rp 100 Ribu di TPS, Ini Kata Pemilik Lahan, 4 Saksi Diperiksa

VIRAL CACAHAN UANG - H Santo, pemilik lahan, mengungkap pengusaha yang membuang puluhan karung cacahan uang asli langsung memilih kabur setelah viral.
VIRAL CACAHAN UANG - H Santo, pemilik lahan, mengungkap pengusaha yang membuang puluhan karung cacahan uang asli langsung memilih kabur setelah viral. (Tangkapan layar dari YouTube Kompas TV)

Empat saksi diantaranya pemilik lahan maupun pekerja yang melakukan sortir sampah di lokasi itu.

"Kami juga berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup terkait dengan pembuangan sampah di sekitar TPST Sumur Batu," jelas dia.

Kata Usep, ia juga telah menghubungi Bank Indonesia untuk mendapat kepastian apakah cacahan uang itu asli atau palsu.

Baca juga: Viral Cacahan Uang Asli Pecahan Rp100 Ribu dan Rp50 Ribu Ditemukan di TPS Liar

Adapun hasil olah TKP ada sekitar 21 karung berisikan cacahan uang tersebut.
Sementara, saat ini pihaknya belum menetapkan terkait dengan pelanggaran hukum yang ada.

"Tapi saat ini kami sedang melakukan penyelidikan terkait dengan lokasi, dimana lokasi adalah lokasi pembuangan pembuangan sampah yang mungkin tidak ada izinnya karena lokasi yang ada berbatasan dengan TPA Sumur Batu," kata dia. (Tribun Trends/Surya)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.