Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Chrisantus Gonsales
POS-KUPANG.COM, LABUAN BAJO - Bupati Manggarai Barat (Mabar), Edistasius Endi bergantung seperti seorang kernet di pintu loader. Hal ini terjadi saat kegiatan kerja bakti yang dilakukan pemerintah daerah bersama seluruh stakeholder.
Tampak Bupati Endi bahagia saat melakukan aksi bergelantungan di pintu loder tersebut. Senyuman tak lepas dari bibirnya.
Saat itu, Bupati Endi mengenakan celana panjang berwarna hitam dan baju biru yang merupakan kostum tim sepak bola Persamba FC, kebanggaan daerah ujung Barat pulau Flores dan juga kaos tangan berwarna putih.
Untuk diketahui, kegiatan kerja bakti ini dilakukan di sekujur pantai yang ada di Labuan Bajo, Manggarai Barat pada Jumat (6/2/2026), sekitar pukul 06.00 Wita.
Salah satu lokasi adalah di Pantai pada kawasan Pantai Binongko, Pantai Belakang Hotel Jayakarta - Puri Sari, Puri Sari - Hotel Bintang Flores dan kawasan Pantai Bintang Flores - La Prima - Pantai Pede di wilayah Kecamatan Komodo.
Pembersihan itu dilakukan juga melibatkan ratusan peserta, yang saat itu juga menggunakan pakaian santai.
Mereka membawa karung, lalu memungut sampah yang berserakan di wilayah pesisir. Mulai dari sampah plastik, sampah botol kaca, dedaunan kering, kayu kering, yang merupakan sampah bawaan laut.
Aksi bersih bersama ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan memperingati Hari Ulang Tahun ke 23 Kabupaten Mabar yang jatuh pada tanggal 25 Februari 2026.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bupati Mabar Endi, dihadiri oleh Wakil Bupati Mabar, dr. Yulianus Weng, Kajari Mabar bersama jajaran, Danpos AU serta pimpinan OPD dan Pegawai Lingkup Pemkab Mabar, serta pegawai instansi vertikal di Manggarai Barat.
Dalam arahannya, Bupati Endi menyampaikan, bahwa kebersihan kota merupakan tanggungjawab bersama semua pihak. Bupati Endi mengajak semua pihak untuk secara bersama sama menjalankan tugas pengawasan dan mewujudkan kebersihan kota Labuan Bajo.
"Dan hari ini kita sudah memulai untuk menunjukkan bagaimana Labuan Bajo menjadi wilayah yang bersih dan membutuhkan keterlibatan semua pihak, sejalan dengan apa yang disampaikan oleh Bapak Presiden di berbagai kesempatan, termasuk yang terbaru dalam Rakornas, mengenai bagaimana membangun sinergi pemerintah pusat dan daerah agar apa yang diinginkan dapat terlaksana," kata Bupati Endi.
Lebih jauh Bupati dua periode tersebut menyampaikan bahwa dalam waktu dekat Pemerintah Kabupaten Mabar bersama pihak pihak terkait akan membentuk tim kerja membersihkan keberadaan baliho dan Papan Reklame yang mengganggu pemandangan dan estetika tata kota.
Hal kedua yang disampaikan dan diinstruksikan oleh Bapak Presiden yang akan dilaksanakan di Labuan Bajo adalah segera membentuk kelompok kerja. Tidak boleh ada lagi iklan-iklan yang berlebihan.
"Dalam waktu dekat, satu atau dua hari ke depan, tim kerja akan dibentuk untuk memastikan tidak ada lagi papan-papan iklan yang tersebar. Berkali-kali Bapak Presiden menekankan hal ini, terutama di daerah-daerah yang menjadi destinasi wisata, seperti Bali," ungkap Bupati Endi.
Politisi NasDem tersebut menjelaskan bahwa meskipun kondisi Labuan Bajo tidak disebutkan secara spesifik dalam pernyataan Presiden Prabowo, kondisi di lapangan dalam kota Labuan Bajo menunjukan begitu banyak papan reklame yang harus ditertibkan.
"Kita harus mulai menentukan letak papan iklan dan menurunkannya pada bulan ini, sebelum pihak pusat mengambil tindakan langsung," ujar Bupati Endi.
Dalam apel ini juga, Bupati Endi kembali menegaskan perlunya kolaborasi dan kesadaran semua pihak terkait masalah sampah. Bupati menyebut tingkat kepedulian kebersihan lingkungan di Kabupaten Mabar masih sangat rendah.
Hal ini terlihat dari masih banyaknya tumpukan sampah yang berserakan dimana-mana. Untuk mewujudkan ini, Pemerintah akan mengeluarkan aturan khusus terkait hal ini.
Bupati Endi juga memberikan apresiasinya atas kerjasama yang dibangun semua pihak dalam aksi bersih bersama ini.
"Terima kasih atas kebersamaan semua pihak dalam kegiatan ini. Semoga Labuan Bajo semakin bersih, nyaman, dan menjadi kota yang layak bagi warga dan wisatawan," pungkas Bupati Endi. (moa)