Keseruan Murid SD di Kendari Buat Gantungan Kunci Ala Gen Z, Ikut Workshop Komunitas Crafter Sultra
Amelda Devi Indriyani February 06, 2026 02:41 PM

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Puluhan murid Sekolah Dasar (SD) di Kota Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra) mengikuti workshop dari Komunitas Crafter Sultra (KCS), Jumat (6/2/2026) pagi.

Kegiatannya berlangsung di Galeri KCS bertempat di Rumah Rupa, Jalan Chairil Anwar, Kelurahan Watulondo, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, Provinsi Sultra.

Pantauan TribunnewsSultra.com, sebanyak 22 murid kelas 4 dan 5 SDIT Insantama Kendari tampak asik membuat gantungan kunci tali makrame.

Mereka diberi kebebasan memilih warna tali, kemudian diajarkan cara membuat pola hingga menyimpulkan tali tersebut.

Di galeri itu, seluruh murid perempuan tampak memilih tali makrame berwarna merah muda, sedang murid laki-laki menggunakan tali berwarna biru dan hijau.

Proses pembuatan gantungan kunci atau disebut keychain ini tidak begitu lama, hanya berkisar 20 menitan saja.

Setelah gantungan kunci selesai dibuat, manik-manik turut ditambahkan untuk memberi sentuhan manis pada hasil karya mereka.

Baca juga: Cerita Mahasiswi Arsitektur UHO Kendari Sulap Limbah Kayu Jadi Gantungan Kunci hingga Dekorasi

Perwakilan Komunitas Crafter Sultra (KCS), Fitri mengatakan, kedatangan siswa SDIT Insantama Kendari ke galeri bertujuan untuk mengenal lebih dekat KCS.

Selain itu, kegiatan pembelajaran di luar sekolah juga menjadi bagian dari kurikulum untuk menambah wawasan dan pengalaman para pelajar.

"Mereka ingin mengetahui apa sih yang dilakukan Komunitas Crafter Sultra, sebelumnya kita juga ada diskusi dengan guru-gurunya," katanya saat diwawancarai.

Fitri bilang, membuat produk kerajinan tangan tidaklah sulit sebab dapat memanfaatkan bahan-bahan yang tersedia di lingkungan sekitar, seperti dedaunan, plastik, bahkan minyak jelantah.

Dari bahan-bahan yang mudah diperoleh dan berbiaya murah tersebut, kerajinan yang dihasilkan justru dapat memiliki nilai jual lebih tinggi.

Menurutnya, dengan keterampilan ini para murid mampu menghasilkan karya yang menarik, bahkan berpotensi mendatangkan penghasilan.

Sebagai informasi, KCS adalah sebuah wadah bagi para perajin dan pelaku kerajinan tangan untuk berkumpul, berbagi pengetahuan, serta mengembangkan kreativitas dan keterampilan.

Baca juga: Diskon Mulai 18 hingga 33 Persen Gantungan Baju, Keranjang, Mangkok di MR DIY Lippo Plaza Kendari

Komunitas ini berfokus pada peningkatan kualitas karya hingga pemberdayaan ekonomi kreatif melalui pelatihan dan kolaborasi antaranggota.

KCS biasanya mengadakan workshop setiap bulannya dengan materi yang berbeda-beda, seperti teknik makrame, rajut, serta pengolahan limbah.

"Visi-misi kita ingin mengangkat nama daerah melalui kerajinan tangan karena potensi daerah kita sangat besar, mulai dari bahan alam ataupun limbahnya," jelas dia. (*)

(TribunnewsSultra.com/Apriliana Suriyanti)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.