TRIBUNJAKARTA.COM - Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Letjen S Parman, Jakarta Barat pada Jumat (6/2/2026) pagi.
Sebuah truk berwarna putih dengan boks kontainer merah menabrak separator jalur bus TransJakarta.
Akibat tabrakan itu, truk boks melintang di sisi kanan jalan.
Peristiwa ini terjadi di Jalur Arteri Letjen S Parman, tepat di samping Halte TransJakarta Tanjung Duren arah Tomang.
Mobil truk berada dalam kondisi mati dan tidak bisa dihidupkan sehingga memicu kemacetan parah di sepanjang jalan Letjen S Parman.
Sebuah mobil crane derek milik TransJakarta pun dikerahkan untuk mengevakuasi truk sekitar pukul 09.00 WIB.
Kemacetan tersebut juga mengular dan merembet ke beberapa ruas jalan lain, seperti Jalan Latumeten dan Jalan Kyai Tapa.
Juli (41), warga sekitar, menyebut truk sudah mogok di lokasi sejak pagi hari sekitar pukul 06.00 WIB.
Ia yang sedang menggelar lapak dagangan kopi mendengar suara hantaman keras yang ternyata merupakan suara truk menabrak separator.
"Tadi saya enggak lihat sih, tapi tiba-tiba ada suara "bruk" gitu kenceng, ternyata nabrak beton," kata Juli kepada Kompas.com, Jumat.
Juli menyebut di sepanjang Jalan Letjen S. Parman memang seringkali terjadi kecelakaan truk menabrak separator busway.
Akibatnya, kemacetan parah pun tak terhindarkan saat jam-jam sibuk berangkat kerja.
"Emang sering ini di sini, pada ngantuk kali nyetir pagi-pagi, bikin macet akhirnya," kata Juli.
"Untung ini lagi enggak seramai biasanya, jadi agak mendingan (macetnya)," sambung dia.
Sementara itu, KBO Satlantas Polres Metro Jakarta Barat menyebut truk kontainer ini mogok di tengah jalan sejak pagi.
"Kejadian truk kontainer 40 feet menabrak separator Transjakarta sejak pagi sekitar pukul 06.00 WIB," kata Sudarmo di lokasi, Jumat.
Kecelakaan ini menyebabkan kemacetan mengular dan meluber ke ruas jalan lain di sekitar Letjen S. Parman.
"Mengakibatkan juga macet di Jalan Latumeten dan sekitarnya. Karena kendaraan yang putar balik di kolong flyover Trisakti maupun yang di Grogol arah Tomang itu tersendat semua," jelas Sudarmo.
Arus lalu lintas di Jalan Letjen S Parman kembali lancar usai truk kontainer yang menabrak separator busway dievakuasi, Jumat (6/2/2026) siang.
Pantauan Kompas.com di lokasi, arus lalu lintas di Jalan Letjen S Parman dari arah Grogol menuju Tomang terpantau kembali lancar pukul 11.00 WIB.
Arus lalu lintas di flyover dari Jalan Dokter Makaliwe Raya pun tak lagi tersendat setelah sebelumnya macet parah.
Selain itu, lalu lintas dari Jalan Kyai Tapa dan Jalan Daan Mogot juga telah pulih dan terpantau ramai lancar.
Puing dan sisa beton yang hancur dihantam truk di sisi jalan dekat Halte Transjakarta Tanjung Duren pun telah dibersihkan.
"Evakuasi tadi selesai sekitar 09.30 WIB, setelahnya lalu lintas di depan Trisakti dan sekitarnya berangsur mencair," kata Sudarmo.
Meski demikian, kemacetan masih terjadi di Jalan Latumeten imbas proyek pembangunan flyover.
"Kalau di Latumeten masih terhambat, masyarakat bisa mencari jalur alternatif agar terhindar dari macet," ucapnya.
Sudarmo pun mengimbau pengendara berhati-hati saat melintas dan menjaga keselamatan diri sendiri maupun pengendara lainnya.
Termasuk, waspada dengan adanya separator jalur bus Transjakarta di sepanjang jalan.