Inspirasi Hanta Yuda Rasyid: Salurkan Beasiswa Prestasi dan Donasi Rp2,1 M untuk Majukan Pendidikan
Ardhina Trisila Sakti February 06, 2026 03:37 PM

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Komitmen Founder dan Presiden Arroyyan-HYR Indonesia, Hanta Yuda Rasyid (HYR), dalam memajukan pendidikan di Tanah Air terus ditunjukkan secara nyata. Melalui Inspirational Talk Break The Barrier, HYR telah menginspirasi lebih dari 2500 pelajar se-Pangkalpinang untuk berani bercita-cita, melampaui berbagai keterbatasan demi berhasil meraih kesuksesan.

“Saya ingin mengajak kalian semua meruntuhkan penghalang dalam pikiran kalian dan menghancurkan rasa tidak mungkin untuk sukses,” kata Hanta di Pangkalpinang.

Antusiasme peserta semakin menguat ketika HYR menyerahkan Beasiswa Pelajar Berprestasi kepada 51 siswa dari SMP Negeri 5 Pangkalpinang dan SMA Negeri 3 Pangkalpinang. Total nilai beasiswa yang disalurkan mencapai Rp102 juta dengan tiap penerima memperoleh bantuan pendidikan sebesar Rp2 juta.

Hanta Yuda Rasyid saat penyerahan beasiswa prestasi dan donasi Rp2,1 M ke SMP Negeri 5 dan SMA Negeri 3 Pangkalpinang
Hanta Yuda Rasyid saat penyerahan beasiswa prestasi dan donasi Rp2,1 M ke SMP Negeri 5 dan SMA Negeri 3 Pangkalpinang (Dok istimewa)

Pendiri Arroyyan-HYR Character Boarding School (ACBS), sekolah karakter berbasis beasiswa penuh hingga lulus, itu juga menyalurkan bantuan pendidikan dan pembangunan bagi SMP Negeri 5 Pangkalpinang dan SMA Negeri 3 Pangkalpinang. Kedua sekolah masing-masing menerima bantuan sebesar Rp1 miliar hingga total sumbangan mencapai Rp2,1 miliar.

“Sebagai bentuk cinta dan hormat kami kepada Ibu Rohaya dan Ayahanda kami Bapak Abdurrasyid, kami memberikan donasi dana pendidikan dan pembangunan sebesar Rp1 miliar untuk masing-masing sekolah,” ucapnya.

HYR menambahkan dana bantuan tersebut dapat dimanfaatkan untuk pemenuhan kebutuhan pendidikan di sekolah. Penggunaannya, lanjut dia, bisa mencakup pembangunan masjid atau musala, pengadaan buku, hingga sarana penunjang pendidikan dan lain sebagainya.

“Insya Allah bantuan ini dapat dimanfaatkan untuk pembangunan masjid, musala, pembelian buku, atau sarana pendidikan lainnya sesuai kebutuhan sekolah,” katanya.

Founder dan CEO Sagha Group ini mengajak para pelajar untuk meruntuhkan batasan yang selama ini membelenggu cara berpikir. Dia menegaskan bahwa latar belakang daerah, kondisi ekonomi, maupun asal sekolah bukan alasan untuk menyerah pada keadaan.

Sosok yang dikenal sebagai Founder dan Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia ini, mendorong para pelajar untuk berani bermimpi besar dan menetapkan cita-cita setinggi mungkin. Menurut dia, mimpi besar harus diiringi kerja keras, disiplin, serta konsistensi dalam menjalani setiap proses.

“Langkah besar dimulai dari langkah kecil dan konsistensi. Kalahkan rasa malas, zona nyaman, dan ketakutan dalam diri kalian,” tegasnya.

Lebih lanjut, dia menekankan bahwa kunci utama kesuksesan terletak pada bakti kepada orang tua dan penghormatan kepada guru. Dia menyebut doa orang tua sebagai kekuatan utama yang membuka jalan keberhasilan hidup seseorang.

“Setinggi apa pun jabatan kalian nanti, di depan orang tua kalian tetap anak dan di depan guru kalian tetap murid,” ujarnya. (*/E0)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.