BANJARMASINPOST.CO.ID - Kisah klasik berupa dua lelaki berkelahi demi seroang cewek, ternyata masih terjadi di era saat ini.
Kejadiannya Kecamatan Plaju, Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, Kamis (5/1/2026) sore sekitar pukul 17.30 WIB.
Berawal dari personel Polrestabes Palembang yang amankan sejumlah pelajar di Jalan Padi Jaya, Kelurahan Plaju Darat.
Polisi menduga para pelajar itu akan lakukan aksi tawuran
Baca juga: Duel Sepupu di Batu Merah Balangan Renggut Satu Nyawa, Diawali Cekcok Suami Istri
Tapi, ketika petugas mendatangi TKP (tempat kejadian perkara), ternyata belasan remaja tersebut menonton dua orang temannya satu sekolah sedang duel.
Disebutkan, persaingan asmara memicu perkelahian serius antara dua siswa tersebut.
Duel melibatkan MG dan teman sekelasnya, ARF (18).
Menurut informasi yang dihimpun Sripoku.com, perkelahian bermula ketika ARF dan MG bertemu di warung seusai pulang sekolah.
"Ternyata MG merasa tersinggung dengan perkataan terlapor kepada pacarnya," ujar seorang saksi.
Dalam duel itu, ARF menendang muka MG hingga terjatuh dan mengalami kejang-kejang.
Teman-teman yang menyaksikan perkelahian langsung membawa MG ke Puskesmas Tegal Binangun untuk mendapatkan pertolongan medis.
Beruntung, korban hanya mengalami luka ringan dan saat ini masih dalam pengawasan tenaga medis.
Menindaklanjuti laporan warga, Bhabinkamtibmas, piket fungsi, dan piket Reskrim Polsek Plaju langsung mendatangi lokasi kejadian dan Puskesmas.
Terlapor dibawa ke Polrestabes Palembang, sementara 11 pelajar lainnya diperiksa sebagai saksi.
Kapolsek Plaju, AKP Sutioso, membenarkan kejadian ini.
"Ya benar adanya, ketika kami mendapati laporan dari warga, anggota langsung mendatangi TKP, melakukan olah TKP, mengambil keterangan saksi-saksi, dan membawa korban ke rumah sakit," ujarnya kepada Sripoku.com.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP M Jepi , menegaskan bahwa perkelahian akibat persaingan asmara tidak bisa ditoleransi.
Dia mengimbau para pelajar untuk menghindari tawuran atau perkelahian
Juga meminta pihak sekolah dan orangtua untuk lebih memperhatikan siswa baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.
"Perhatian orang tua sangat penting. Jangan sampai anak-anak ikut nongkrong atau terlibat tawuran. Masa depan mereka masih panjang, apalagi kita sudah mendekati bulan suci Ramadhan," kata AKBP M Jepi.
Dia juga mengingatkan, kepolisian akan menindak tegas jika masih terjadi aksi tawuran atau perkelahian di kalangan pelajar.
"Ini bagian dari upaya kami untuk menjaga Palembang tetap aman dan kondusif," ujarnya.
(Sripoku.com)