TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB), melalui Integrated Terminal Jakarta (ITJ), memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan menyelenggarakan Sertifikasi K3 Umum Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) bagi mitra binaan, yang berlangsung pada 3–5 Februari 2026 di Gedung Balai Besar K3 Jakarta, Jakarta Pusat.
Kegiatan peningkatan K3 ini dilaksanakan melalui kolaborasi multipihak dengan melibatkan Kelompok Kampung Siaga Bencana dan Kelurahan Tugu Selatan sebagai mitra strategis dalam membangun budaya keselamatan berbasis masyarakat.
Program ini dirancang untuk memperkuat pemahaman peserta mengenai mitigasi dan evakuasi bencana alam maupun industri, melalui Awareness Training di wilayah Kelurahan Rawa Badak Selatan dan Tugu Selatan.
Kegiatan ini menyasar calon pekerja yang telah melalui proses seleksi ketat, dengan 20 peserta terpilih mengikuti rangkaian pelatihan hingga sertifikasi.
Sertifikasi dilaksanakan bekerja sama dengan mitra pelaksana, Safety Buzz, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas dan kesiapsiagaan peserta.
Superintendent HSSE & Fleet Integrated Terminal Jakarta, Muhammad Hifdhi Nasrillah menyampaikan jika keselamatan dan kesehatan kerja tidak hanya menjadi tanggung jawab perusahaan atau industri, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat.
“Pertamina percaya bahwa keselamatan kerja harus dimulai dari tingkat komunitas. Dengan meningkatkan kompetensi K3 masyarakat, kami tidak hanya mencegah risiko kecelakaan kerja, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru melalui profesi di bidang keselamatan kerja,” ujar Hifdhi.
Lurah Kelurahan Tugu Selatan, Yuyun Yunarti menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terbangun dalam program Kampung Safety.
“Kami menyambut baik dukungan dari Pertamina Patra Niaga dalam meningkatkan kapasitas masyarakat. Program ini sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat, terutama dalam membuka peluang kerja baru bagi pemuda di wilayah kami,” ungkap Yuyun.
Salah satu peserta sertifikasi, Nadia Qonita mengungkapkan antusiasnya saat mengikuti program tersebut.
“Programnya sangat bermanfaat bagi kami yang sedang mencari peluang kerja. Dengan adanya sertifikasi K3 Umum BNSP, kami memiliki bekal kompetensi yang lebih kuat untuk bersaing di dunia kerja,” tutur Qonita.
Di lain kesempatan Area Manager Communication, Relations & CSR Regional JBB, Susanto August Satria menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pertamina dalam menciptakan masyarakat yang mandiri dan berdaya saing serta tanggap terhadap bencana di sekitar.
“Melalui momentum Bulan K3 ini, kami ingin menghadirkan program yang tidak hanya meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan kerja, tetapi juga memberikan manfaat nyata berupa peningkatan kompetensi dan peluang kerja bagi masyarakat, khususnya generasi muda,” ujar Satria.
Melalui kegiatan yang dilakukan, Pertamina terus berkomitmen mendukung pengembangan kapasitas masyarakat serta mendorong terciptanya budaya keselamatan kerja yang berkelanjutan di lingkungan masyarakat.
Upaya ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 8 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.