Laporan Wartawan Tribunjatim.com, Pramita Kusumaningrum
TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - Pihak kepolisian telah melakukan olah tkp 4 bocah cilik (bocil) berusia TK dan SD di Dusun Sidowayah, Desa Sidoharjo, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, Jatim tewas tenggelam di sungai kecil, Jumat (6/2/2026).
Keempat bocil itu adalah JN (7), AP (4), SK (4) dan Alwi (4) (sebelumnya ditulis JN (4), AP (4), SK (4) dan Alwi (7)).
Mereka adalah 3 perempuan dan 1 laki-laki.
Pantauan Tribunjatim.com, bahwa TKP sungai kecil itu berjarak sekitar 500 meter dari rumah salah satu korban.
Baca juga: Breaking News: Empat Bocil Tewas Tenggelam di Sungai Ponorogo, Orang Tua Menangis Histeris
Sedangkan 3 korban lainnya rumahnya berjarak dari TKP sekitar 800 meter sampai 1 kilometer.
Terlihat di lokasi kejadian, korps bhayangkara memasamg garis polisi. Sungai yang dimaksud memang sangat kecil dengan lebar sekitar 1 meter.
Hanya, di aliran sungai tersebut ada tempat bertemunya air. Untuk tingginya diperkirakan sekitar 140 centimeter. Ini sesuai dengan hasil olah TKP.
“Kami telah melakukan olah tkp. Tingginya air itu sampai 140 centimeter,” ungkap Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo, Jumat (6/2/2026),
Padahal, jelas dia, 4 bocil yang tenggelam itu tinggi badannya yang paling tinggi hanya 116 centimeter.
“Jadi air itu lebih dalam dibanding tinggi keempat korban,” terang mantan Waka Polres Berau, Polda Kalimantan Timur ini kepada Tribunjatim Network.
Untuk kronologinya, keempat korban rumahnya berdekatan itu sepulang sekolah bermain bersama. Orang tua masing-masing korban tak menaruh curiga.
“Ya karena sering main bersama. Dikira yang di bawah. Sungai kecil juga tapi tidak terlalu dalam. Yang kita lewat bersama-sama tadi lo,” terangnya.
Namun, hingga mau shalat Jumat, keempat bocil tidak pulang ke rumah masing-masing. Hingga salah satu orang tua mencoba mencarinya.
Baca juga: Tragedi 4 Bocil Tenggelam di Sungai Kecil Ponorogo, Orang Tua Saksikan Anaknya Mengapung
“Ketemulah di lokasi, dengan kondisi 2 mengapung dan 2 masih tenggelam. Di tolong sama orang tua dan warga. Dibawa ke Puskesmas tapi ya sudah tidak bernyawa,” tegasnya.
AKBP Andin menegaskan bahwa tewasnya 4 bocil murni kecelakaan. Bukan karena ada unsur kesengajaan.
4 bocah cilik (bocil) berusia TK dan SD di Dusun Sidowayah, Desa Sidoharjo, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, Jatim tewas tenggelam di sungai kecil, Jumat (6/2/2026).
4 bocil tersebut telah dibawa ke Puskesmas Jambon sesaat setelah kejadian tenggelam. Namun, nyawa keempat bocil tersebut tak tertolong.
Pantauan Tribunjatim Network di Puskesmas Jambon, orang tua menangis histeris ketika mengetahui bahwa keempat anak mereka tewas tenggelam di sungai.
Keempat bocil itu adalah JN (7), AP (4), SK (4) dan Alwi (4) . Adalah 3 perempuan dan 1 laki-laki. Yang membawa 4 bocil ke Puskesmas Jambon adalah orang tuanya.