Sekolah Rakyat Terintegrasi Tuban Dibangun di Lahan 7 Hektare, Anggaran Capai Rp50 Miliar
Arie Noer Rachmawati February 06, 2026 11:14 PM

 

TRIBUNJATIM.COM - Pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 18 Tuban mulai dikerjakan.

Untuk menyukseskan program prioritas Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tersebut, Pemerintah Kabupaten Tuban telah menyiapkan lahan seluas 7 hektar.

Lahan yang disiapkan berada di Kelurahan Mondokan, Kecamatan/Kabupaten Tuban.

Sekolah Rakyat tersebut diproyeksikan mampu menampung siswa dari jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Saat ini, kegiatan belajar mengajar Sekolah Rakyat Tuban masih memanfaatkan gedung UPT Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Tuban sambil menunggu rampungnya pembangunan gedung permanen.

Menanggapi pembangunan tersebut, Menteri Sosial Republik Indonesia Saifullah Yusuf menyampaikan kunci keberhasilan pembangunan Sekolah Rakyat terletak pada kolaborasi dan sinergi lintas sektor.

“Kata kunci keberhasilan kita adalah kolaborasi dan sinergi. Semua terlibat dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Saifullah Yusuf saat berkunjung ke Kabupaten Tuban, Jumat (6/2/2026) sore.

Pria yang akrab disapa Gus Ipul itu juga menyatakan keyakinannya Pemerintah Kabupaten Tuban mampu mengonsolidasikan seluruh potensi yang ada guna mempercepat pencapaian tujuan program Sekolah Rakyat.

“Saya percaya Bupati mampu mengkonsolidasikan seluruh sumber daya yang ada untuk mempercepat pencapaian tujuan tersebut,” ucapnya.

Sementara itu, Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky menambahkan Pemerintah Kabupaten Tuban telah menyiapkan lahan seluas sekitar 7 hektare untuk mendukung pembangunan Sekolah Rakyat.

“Hari ini proses pembangunan Sekolah Rakyat sudah bisa dimulai di atas lahan kurang lebih 5 hingga 7 hektare,” ujar Aditya Halindra Faridzky.

Baca juga: Mensos Gus Ipul Berkunjung ke Tuban: Tantangan Meyakinkan Orang Tua di Sekolah Rakyat Jenjang SD

Bisa Tampung 1.000 Siswa

Bupati yang akrab disapa Lindra tersebut menambahkan, seluruh proses pembangunan saat ini telah berjalan.

Lahan yang berlokasi di Kelurahan Mondokan itu dirancang untuk menampung sekitar 1.000 siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA.

“Insya Allah, Sekolah Rakyat ini nantinya akan menampung sekitar seribu siswa, mulai dari jenjang SD, SMP, hingga SMA,” imbuhnya.

Baca juga: 70 Sapi di Tuban Terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku, Kecamatan Semanding Terbanyak

Anggaran Rp50 Miliar

Terkait anggaran, anak dari Haeny Relawati Rini Widyastuti, menyebut nilai pembangunan Sekolah Rakyat Tuban diperkirakan mencapai lebih dari Rp50 miliar. 

Saat ini, proyek tersebut masih dalam tahap awal, dengan seluruh perencanaan dan pelaksanaan teknis berada di bawah kewenangan kementerian terkait.

“Untuk anggaran, perkiraannya di atas Rp50 miliar. Seluruh perencanaan dan pelaksanaan teknis dilakukan langsung oleh kementerian terkait,” jelasnya.

Kemudian untuk target pembangunan fisik gedung permanen Sekolah Rakyat Tuban bisa rampung pada akhir 2026.

Dengan demikian, sekolah tersebut diharapkan dapat beroperasi penuh pada tahun 2027.

“Targetnya pembangunan selesai akhir 2026 dan insya Allah pada tahun 2027 Sekolah Rakyat ini sudah bisa beroperasi penuh sesuai arahan kementerian terkait,” pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.