TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Musisi Kadri Muhammad terharu aksi kolaboratif para artis dan musisi yang tergabung dalam gerakan solidaritas bertajuk "100 Musisi Heal Sumatra", berhasil mengumpulkan dana Rp 17.094.300.275 dari dua konser amal.
Menurut pelantun Karmila, keberhasilan ini membuktikan kesetiakawanan sosial antara artis musisi, alumni kampus, swadaya masyarakat, BUMN, dan pemerintah pada saatnya dibutuhkan terasa hebat dampaknya.
"Kegiatan yang mengharukan dan membanggakan untuk Indonesia. Tak akan saya lupakan,” ujar Kadri Muhamad, yang menginisiasi gerakan ini bersama dr. Tompi dan Irma Hutabarat.
Gerakan solidaritas bertajuk "100 Musisi Heal Sumatra" secara resmi mulai menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi para korban bencana alam di wilayah Sumatera, Jumat (6/2/2026).
Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, tim penyalur melibatkan jaringan luas mulai dari kementerian terkait hingga mitra lokal seperti Yayasan Matauli dan ILUNI UI wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Baca juga: Berkaca dari Bencana Sumatera, Panja DPR Dorong Ketegasan Pemerintah Hentikan Alih Fungsi Hutan
Bantuan tidak hanya berupa dana tunai, tetapi juga dukungan logistik strategis yang meliputi:
Selain itu, dukungan juga datang dari Kantor Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, serta berbagai media partner seperti RANS dan TSpace Media.
Kepala Bidang Sustainability dan Social Impact ILUNI UI, Adhiyatni Putri, menyampaikan bahwa tantangan pemulihan pascabencana di Sumatera masih sangat besar. Ia menekankan pentingnya kerja kolaboratif yang berkelanjutan.
“Masih banyak yang perlu diupayakan, dan tugas kita untuk membantu saudara-saudara kita di Sumatera belum selesai. Dukungan berbagai pihak menjadi faktor penting dalam mempercepat proses pemulihan di lapangan,” tutup Adhiyatni.
Melalui gerakan ini, para musisi Indonesia membuktikan bahwa musik bukan sekadar hiburan, melainkan kekuatan yang mampu menggerakkan solidaritas bangsa di tengah masa sulit.