Baca juga: 75 Contoh Kearifan Lokal di Indonesia dan Arti Kearifan Lokal
Para siswa di Riau maupun di seluruh penjuru Indonesia pastinya pernah lihat angka yang bentuknya huruf-huruf seperti I, V, X, L, C, D, dan M?
Itu namanya angka Romawi! Angka Romawi ini bukan cuma sekadar hiasan, lho.
Dulu, orang Romawi kuno pakai angka ini untuk berhitung dan menulis angka.
Sekarang, angka Romawi masih sering kita lihat di jam dinding, buku-buku, atau bahkan di nama raja dan paus.
Yuk, kita pelajari lebih lanjut tentang bagaimana cara membaca dan menulis angka Romawi serta urutannya!
Secara istilah, arti angka Romawi adalah sistem penomoran yang berasal dari Romawi kuno.
Sistem ini menggunakan kombinasi huruf Latin untuk mewakili nilai numerik.
Angka Romawi masih digunakan hingga saat ini, terutama untuk keperluan dekoratif, penomoran bab dalam buku, penunjuk tahun pada bangunan atau film, dan penamaan raja atau paus.
Angka Romawi didasarkan pada tujuh simbol utama, masing-masing mewakili nilai tertentu yakni :
- I = 1 (unus)
- V = 5 (quinque)
- X = 10 (decem)
- L = 50 (quinquaginta)
- C = 100 (centum)
- D = 500 (quingenti)
- M = 1000 (mille)
Berikut aturan penulisan angka Romawi :
1. Penjumlahan: Jika simbol dengan nilai yang sama atau lebih kecil berada di sebelah kanan simbol dengan nilai yang lebih besar, maka nilai-nilai tersebut dijumlahkan.
Contoh: VI = 5 + 1 = 6, XI = 10 + 1 = 11, LX = 50 + 10 = 60
2. Pengurangan: Jika simbol dengan nilai yang lebih kecil berada di sebelah kiri simbol dengan nilai yang lebih besar, maka nilai yang lebih kecil dikurangkan dari nilai yang lebih besar. Pengurangan hanya dapat dilakukan pada simbol I, X, dan C.
Contoh: IV = 5 - 1 = 4, IX = 10 - 1 = 9, XL = 50 - 10 = 40, CM = 1000 - 100 = 900
3. Pengulangan: Simbol I, X, C, dan M dapat diulang hingga tiga kali untuk menunjukkan penjumlahan. Simbol V, L, dan D tidak boleh diulang.
Contoh: III = 3, XXX = 30, CCC = 300, MMM = 3000
4. Urutan: Simbol ditulis dari nilai terbesar ke nilai terkecil.
Contoh: 1984 = MCMLXXXIV = 1000 + (1000-100) + 50 + 30 + (5-1)
Berikut urutan angka Romawi dari terkecil hingga terbesar, berdasarkan simbol dasarnya :
- I (1)
- V (5)
- X (10)
- L (50)
- C (100)
- D (500)
- M (1000)
Jadi, urutan angka Romawi adalah: I, V, X, L, C, D, M.
Berikut angka Romawi 1 sampai 100 :
1 = I
2 = II
3 = III
4 = IV
5 = V
6 = VI
7 = VII
8 = VIII
9 = IX
10 = X
11 = XI
12 = XII
13 = XIII
14 = XIV
15 = XV
16 = XVI
17 = XVII
18 = XVIII
19 = XIX
20 = XX
21 = XXI
22 = XXII
23 = XXIII
24 = XXIV
25 = XXV
26 = XXVI
27 = XXVII
28 = XXVIII
29 = XXIX
30 = XXX
31 = XXXI
32 = XXXII
33 = XXXIII
34 = XXXIV
35 = XXXV
36 = XXXVI
37 = XXXVII
38 = XXXVIII
39 = XXXIX
40 = XL
41 = XLI
42 = XLII
43 = XLIII
44 = XLIV
45 = XLV
46 = XLVI
47 = XLVII
48 = XLVIII
49 = XLIX
50 = L
51 = LI
52 = LII
53 = LIII
54 = LIV
55 = LV
56 = LVI
57 = LVII
58 = LVIII
59 = LIX
60 = LX
61 = LXI
62 = LXII
63 = LXIII
64 = LXIV
65 = LXV
66 = LXVI
67 = LXVII
68 = LXVIII
69 = LXIX
70 = LXX
71 = LXXI
72 = LXXII
73 = LXXIII
74 = LXXIV
75 = LXXV
76 = LXXVI
77 = LXXVII
78 = LXXVIII
79 = LXXIX
80 = LXXX
81 = LXXXI
82 = LXXXII
83 = LXXXIII
84 = LXXXIV
85 = LXXXV
86 = LXXXVI
87 = LXXXVII
88 = LXXXVIII
89 = LXXXIX
90 = XC
91 = XCI
92 = XCII
93 = XCIII
94 = XCIV
95 = XCV
96 = XCVI
97 = XCVII
98 = XCVIII
99 = XCIX
100 = C
Sumber: tribunpekabaru.com, kbbi.web.id, kbbi.co.id
Demikian penjelasan tentang arti angka Romawi dan aturan penulisan angka Romawi serta urutan angka Romawi dari terkecil hingga terbesar hingga angka romawi 1 sampai 100 .
( Tribunpekanbaru.com / Pitos Punjadi )