SURYA.CO.ID, SURABAYA - Pria paruh baya berinisial SI (50) asal Jepara Jateng babak belur dihajar warga karena kepergok mencuri laptop di sebuah rumah di kawasan Jalan Pacar Kembang Gang III, Tambaksari, Surabaya, pada Jumat (6/2/2026) siang.
Pelaku SI dibonceng oleh seorang temannya berhenti di depan rumah korban berinisial AY (29).
Melihat rumah yang terpantau sepi, pelaku berusaha menjalankan aksinya dengan memasuki rumah tersebut untuk mencari benda berharga.
Sebenarnya, Korban AY sedang berada di rumah, namun sekitar pukul 13.00 WIB, tertidur dalam kamar seusai pulang menunaikan Ibadah Salat Jumat.
Pelaku berhasil memasuki rumah karena kondisi pintu rumah tidak dikunci oleh para penghuninya.
Setelah berada di dalam, pelaku mencuri sebuah laptop yang teronggok di meja ruang tengah rumah.
Pelaku lantas menyimpan laptop tersebut di balik jaketnya.
Mungkin merasa tak puas, pelaku berusaha mencari benda berharga lainnya yang barang kali masih sempat dicuri.
Baca juga: Maling Motor Bercelurit Teror Kosan Sawahan Surabaya, Aksinya Terekam CCTV
Belum juga sempat memperoleh barang berharga lain, pelaku malah kepergok oleh paman korban berinisial JK.
Pelaku lantas disergap dan diseret ke rumah untuk diinterogasi bersama beberapa orang warga.
Hingga akhirnya laptop hasil curian yang disimpan pelaku berhasil dikeluarkan saat digeledah saksi bersama warga lainnya.
Mendapati fakta tersebut, warga yang geram lantas menghajar pelaku, sebelum kemudian diserahkan kepada Anggota Polsek Tambaksari Polrestabes Surabaya.
"Pas ditegur, pelaku mengaku mau beli rokok. Lah, di sini tidak jual rokok, tapi jualan mi goreng. Habis itu, ditemukan laptop saya, pelaku langsung mengakui perbuatannya," ujar Korban AY, saat ditemui awak media di lokasi.
Baca juga: Terekam CCTV, 2 Maling Curi Motor Karyawati Apotek di Kupang Jaya Surabaya
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Tambaksari Polrestabes Surabaya AKP Soekram mengatakan, pihaknya masih melakukan pengembangan atas kasus tersebut.
Pelaku masih menjalani proses interogasi dan pemeriksaan oleh personel penyidiknya di markas.
Namun saat diinterogasi, ungkap Soekram, si pelaku berdalih baru pertama kali beraksi mencuri di lokasi tersebut.
"Dari keterangan tidak pernah melakukan, pengakuan baru kali ini," ujar Soekram saat dihubungi SURYA.CO.ID